//
you're reading...
Dunia Pendidikan

PENGELOLAAN PENILAIAN KUR 2013

 

 

 1604669_791798500835561_542931071_n

 

 

 

Prosespembelajaran merupakanupayauntukmencapaiKompetensiDasaryang dirumuskandalam kurikulum.Sementaraitu,kegiatan penilaiandilakukanuntuk mengukurdan menilaitingkatpencapaianKompetensiDasar.Penilaianjugadigunakan untuk  mengetahui  kekuatan  dan  kelemahan  dalam  proses  pembelajaran,  sehingga dapa dijadikan   dasa untuk   pengambilan   keputusa dan   perbaika proses pembelajaranyangtelahdilakukan.Olehsebabitu   prosespembelajaranyangbaik perlu didukungolehsistem penilaian yangbaik,terencana,danberkesinambungan.

 

Dengan  diberlakukannya  kurikulum  2013  yang  menekankan  pada  pembelajaran berbasisaktivitas,makapenilaiannyalebihmenekankanpadapenilaianprosesyakni padaaspeksikap,pengetahuan,dan keterampilan.Pengawassekolahbertanggung jawabterhadapterlaksananya penilaian tersebut.

 

Tugas  pengawas  sekolah  dalam  manajemen  implementasi  kurikulum  2013,  salah satunyaadalah mengelolapenilaian disekolah dengan melaksanakan beberapa hal sebagai berikut:

 

1.  Menetapkan sistempenilaian di sekolah

2.  Merekap dan mengolahhasil penilaianseluruh kelas.

3.  Merancangprogramtindaklanjutdarihasil pengolahan penilaian.

 

Pengawassekolah berkewajibanmenyelenggarakan,memfasilitasi,danmemastikan terlaksananya penilaian sesuai dengantuntutan penilailaian dalam kurikulum.

 

 

1.  MenetapkanSistem PenilaiandiSekolah a.Pengertian

 

Penilaianmerupakanserangkaiankegiatanuntukmemperoleh,menganalisis, danmenafsirkandata tentangproses danhasilbelajar peserta didikyang dilakukansecarasistematisdan berkesinambungan,sehinggamenjadiinformasi yang  bermakna  dalam  pengambilan  keputusan.  Jadi  penilaian  merupakan kegiatanyangdilakukan olehguruuntukmemperolehinformasiuntukdijadikan sebagai pengambil keputusan tentanghasil belajar peserta didik.(BSNP2007:9)

 

SedangkanNanaSudjana(1995:3)menyatakanbahwapenilaianadalah proses memberikanataumenentukannilaikepadaobjektertentuberdasarkan suatu kriteriatertentu.Prosespemberiannilaitersebutberlangsungdalam bentuk interpretasiyangdiakhiridenganjudgment. Interpretasidanjudgment merupakantemapenilaianyangmengimplikasikanadanyasuatu perbandingan antarakriteria dankenyataan dalam konteks situasi tertentu.

 

b.Fungsi Penilaian

 

Penilaianbukanhanya untukmenentukankemajuanbelajarsiswa,namun  juga berfungsi:

1)    Bagi  siswa:  membantu  merealisasikan  dirinya  untuk  mengubah  atau mengembangkanperilakunyadanmembantu  untukmendapat kepuasan atas apa yangtelah dikerjakannya.

2)    Bagiguru:membantuuntukmenetapkanapakahmetodemengajaryang digunakannya telahmemadai,serta untukmembantu    membuat pertimbanganadministrasi.

(Cronbach,1954 dalamHamalik,2002:204).

 

c.Aspek Penilaian

 

BerdasarkanPermendikbudnomor66tahun2013tentangStandar   Penilaian Satuanpendidikanperlumenetapkankriteriamengenaimekanisme,prosedur, daninstrumen penilaian prosesserta hasil belajar peserta didik.Penilaian proses mencakup aspeksikap,pengetahuan,dan keterampilan.

 

1 Penilaian Sikap:

Secaraumum,objeksikapyang perludinilai dalamprosespembelajaran adalahsikap positif terhadapmateri pelajaran,guru/pengajar,proses pembelajaran,dansikappositifberkaitan dengannilaiatau normayang berhubungandengan suatumateri pelajaran(KI.2).Sedangkan  aspeksikap spiritual,untukmatapelajarantertentubersifatgenerik,artinyaberlaku untukseluruhmateripokok(KI.1).Sekolahperlumenyepakati dan menetapkanaspeksikapreligiusyangditanamkandisatuan pendidikan. Ketetapan  ini  merupakan  regulasi  yang  digunakan  oleh  seluruh  warga sekolahsebagaiacuan. Penilaiansikapmenggunakan instrumentobservasi, penilaian diri, penilaian antarteman,danjurnal.

Sekolah  menyusun,  menyepakati,danmenetapkan  sikap  serta  indikator

sikapyangakan  ditanamkanpadasetiapmapel/jenjang  kelasmengacu pada kompetensi inti.

 

 

Tabel 1. Contoh sikapyangakan ditanamkan

 

Sikap

Kompetensi Inti

Sikap yangditanamkan

Religius

(KI.1)

Menghargai    dan    menghayati ajaran agama yangdianut

..

..

..

Sosial (KI.2)

1.  jujur

2.  disiplin

..

..

Sikap

Kompetensi Inti

Sikap yangditanamkan

 

3.  tanggungjawab

4.  toleransi

5.  gotongroyong

6.  santun

7.  percaya diri

..

 

Tabel.2 Contoh indikator

 

Kompetensi Inti

Indikatoryangdiamati

 

 

 

 

 

 

Menghargai dan menghayati ajaran agama yangdianut

·   Berdoa  sebelum  dan  sesudah  menjalankan sesuatu.

·   Menjalankan ibadah tepatwaktu.

·   Memberi  salam  pada  saat  awal  dan  akhir presentasi sesuai agamayangdianut.

·   BersyukuratasnikmatdankaruniaTuhanYang

Maha Esa;

·   Mensyukuri    kemampuan    manusia    dalam mengendalikan diri

·   Mengucapkan      syukur      ketika      berhasil mengerjakan sesuatu.

…………………………

1.Jujur

adalah   perilaku dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

·   Tidak     menyontek     dalam     mengerjakan ujian/ulangan

·   Tidak  menjadi  plagiat  (mengambil/menyalin karya oranglaintanpa menyebutkan sumber)

·   Mengungkapkanperasaan apa adanya

·   Menyerahkankepadayangberwenangbarang yangditemukan

·   Membua laporan   berdasarkan   data   atau informasi apa adanya

·   Mengakui  kesalahan  atau  kekurangan  yang dimiliki

…………………………..

2.Disiplin

·   ……………………..

 

 

2 Penilaian Pengetahuan

 

Teknikpenilaiankompetensipengetahuandilakukandengan testulis,tes lisan,danpenugasan. Tiaptiapteknik tersebut dilakukanmelaluiinstrumen tertentuyangrelevan. Teknikdanbentukinstrumenpenilaiankompetensi pengetahuan dapatdilihatpadatabel berikut:

 

Tabel 3.Teknikdan BentukInstrumen Penilaian

 

TeknikPenilaian

BentukInstrumen

Tes tulis

Pilihan  ganda,  isian,  jawaban  singkat,  benar– salah,menjodohkan,danuraian.

Tes lisan

Daftar pertanyaan.

Penugasan

Pekerjaanrumahdan/atautugasyang dikerjakan secaraindividu atau kelompoksesuaidengan karakteristiktugas.

 

 

Instrumentestulis uraianyangdikembangkanharuslahdisertaikunci jawabandan pedoman penskoran.Pelaksanaan penilaian melaluipenugasan setidaknya  memenuhi  beberapa  syarat,  yaitu  mengkomunikasikan  tugas yangdikerjakanolehpesertadidik,   menyampaikanindikatordanrubrik penilaian untuktampilantugas yangbaik.Tampilan kualitas hasil tugasyang diharapkan  disampaikan  secara  jelas  dan  penugasan  mencantumkan rentangwaktu pengerjaan tugas.

 

Instrumen penilaian harus memenuhi  persyaratan:

 

a substansi yangmerepresentasikankompetensiyangdinilai;

b)   konstruksiyangmemenuhipersyaratanteknissesuaidenganbentuk instrumen yangdigunakan; dan

c)   penggunaan  bahasa  yang  baik  dan  benar  serta  komunikatif  sesuai dengantingkatperkembanganpeserta didik.

 

 

3 Penilaian Keterampilan

Berdasarkan   Permendikbu nomor   66   tahun   2013   tentan Standar Penilaian,    pendidik  menilai  kompetensi  keterampilan  melalui  penilaian kinerja,yaitupenilaian yangmenuntutpesertadidikmendemonstrasikan suatukompetensi tertentudenganmenggunakantespraktik, projek, dan penilaian portofolio.

 

a)   Tespraktik  dilakukandenganmengamatikegiatanpesertadidikdalam melakukansesuatu.

b)   Projek  adalah  tugastugas  belajar  (learning  tasks)  yang  meliputi

kegiatanperancangan,pelaksanaan,dan pelaporansecaratertulis maupunlisandalam waktutertentu.Tugas tersebutberupasuatu investigasi.

c)   Penilaianportofoliodilakukandengancaramenilaikumpulanseluruh karyapeserta didikdalambidangtertentu yangbersifatreflektif– integratifuntukmengetahuiminat,perkembangan,prestasi, kepedulian pesertadidikterhadaplingkungannya, dan/atau kreativitas peserta didik dalam kurun waktutertentu.

 

 

d.SistemPenilaian Acuan Kriteria

 

Dalam  pendidikandikenal  adanyasistemPeniaian  AcuaNorma  (PAN)  dan PenilaianAcuanKriteria(PAK),sejakdiberlakukan   kurikulum2013 sistem penilaian  yang  digunakan  adalah  Penilaian  Acuan  Kriteria.  Penilaian  Acuan Kriteriaadalahpenilaian yangdilakukan untukmengetahuikemampuansiswa dibandingkandengan kriteriayangtelahdibuatterlebihdahulu.PAKberasumsi bahwa hampirsemua orangbisabelajar apasajanamun dengan waktuyang berbeda.Konsekuensidari acuan iniadalah adanya kegiatanremedial.

 

 

Penilaia hasil   belajar   ole satua pendidikan   dilakukan   untuk   menilai pencapaian  kompetensilulusan  peserta  didikberdasarkan  standarsehingga sekolah perlumelakukankegiatansebagai berikut:

 

1)   menentukan  kriteria  minimal  pencapaian  Tingkat  Kompetensi  dengan mengacu pada indikatorKompetensi Dasar tiapmata pelajaran;

2 mengoordinasikanulanganharian,ulangantengahsemester,ulanganakhir

semester,ulangankenaikankelas,ujiantingkatkompetensi,danujianakhir sekolah;

3)   menyelenggarakanujiansekolahdanmenentukankelulusanpesertadidik dari ujian sekolah sesuaidenganPOS Ujian Sekolah;

4 menentukankriteria kenaikan kelas;

5)   melaporkan  hasil  pencapaian  kompetensi  dan/atau  tingkat  kompetensi kepada orangtua/wali peserta didikdalam bentukbuku rapor;

6 melaporkan pencapaian hasil belajar tingkatsatuan pendidikan kepada dinas

pendidikankabupaten/kota dan instansilain yangterkait;

7)   melaporkanhasilujianTingkatKompetensikepadaorangtua/walipeserta didikdandinaspendidikan.

8 menentukankelulusanpesertadidikdarisatuanpendidikanmelaluirapat

dewan pendidiksesuai dengankriteria:

a menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

b)   mencapai tingkatKompetensi yangdipersyaratkan,denganketentuan kompetensisikap  (spiritualdansosial)termasuk  kategoribaikdan kompetensipengetahuandanketerampilanminimalsamadenganKKM yangtelah ditetapkan;

c lulus ujian akhir sekolah;dan d)   lulus Ujian Nasional.

9 menerbitkanSuratKeteranganHasilUjianNasional(SKHUN)setiappeserta

didikbagisatuan pendidikan penyelenggara UjianNasional; dan

10)menerbitkanijazahsetiappesertadidikyanglulusdarisatuanpendidikan bagisatuanpendidikan yangtelah terakreditasi.

 

 

e.Jenisdan Manfaat Penilaian

 

Penilaian digunakan untukmengolah informasi  dan mengukurpencapaian hasil belajar peserta didik,meliputi:

 

1)  Penilaianotentikmerupakanpenilaianyangdilakukansecarakomprehensif untukmenilai mulai darimasukan (input),proses,dan keluaran(output) pembelajaran.

2)  Penilaiandirimerupakanpenilaianyangdilakukansendiriolehpesertadidik secarareflektifuntukmembandingkanposisi relatifnyadengankriteriayang telah ditetapkan.

3)  Penilaianberbasisportofoliomerupakanpenilaianyangdilaksanakanuntuk

menilaikeseluruhanentitasprosesbelajarpesertadidiktermasukpenugasan

 

perseorangan dan/atau kelompokdidalam dan/atau diluarkelaskhususnya pada sikap/perilaku danketerampilan.

4)Ulangan merupakan prosesyangdilakukan untukmengukurpencapaian kompetensi pesertadidiksecaraberkelanjutan dalamproses pembelajaran, untukmemantau kemajuan dan perbaikan hasilbelajar peserta didik.

5)  Ulanganharianmerupakankegiatanyangdilakukansecaraperiodikuntuk

menilai  kompetensi  peserta  didik  setelah  menyelesaikan  satu  Kompetensi

Dasar (KD) atau lebih.

6Ulangantengahsemestermerupakankegiatanyangdilakukanolehpendidik untukmengukurpencapaiankompetensipesertadidiksetelahmelaksanakan

8–9 minggu kegiatan pembelajaran.Cakupanulangantengah semester meliputiseluruhindikatoryang merepresentasikanseluruhKDpadaperiode tersebut.

7)  Ulanganakhirsemestermerupakankegiatanyangdilakukanolehpendidik

untukmengukurpencapaiankompetensipesertadidikdi  akhirsemester. Cakupanulanganmeliputiseluruhindikatoryangmerepresentasikansemua KD pada semester tersebut.

8)  UjianTingkatKompetensiyangselanjutnyadisebutUTKmerupakankegiatan

pengukuranyangdilakukanoleh satuanpendidikan untukmengetahui pencapaiantingkatkompetensi.Cakupan UTKmeliputisejumlahKompetensi DasaryangmerepresentasikanKompetensiIntipada tingkatkompetensi tersebut.

9)  UjianMutuTingkatKompetensiyangselanjutnyadisebutUMTKmerupakan

kegiatan pengukuranyangdilakukan olehpemerintah untukmengetahui pencapaia tingkat   kompetensi.   Cakupan   UMT meliput sejumlah KompetensiDasar yangmerepresentasikanKompetensiIntipada tingkat kompetensi tersebut.

10)UjianNasionalyangselanjutnyadisebutUNmerupakankegiatan pengukuran kompetensi tertentu yangdicapai peserta didikdalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan,yangdilaksanakan secaranasional.

11)UjianSekolahmerupakankegiatanpengukuranpencapaiankompetensidi luar kompetensiyangdiujikan pada UN,dilakukan olehsatuan pendidikan.

 

 

Jenisjenis  penilaian  tersebut  harusdiagendakan  dalamkalender  pendidikandi satua pendidikan.   Pengawa sekola bertanggungjawab   teragendakannya kegiatan-kegiatan   tersebut.   Pengawa memastika bahwa   kegiatankegiatan tersebut telah diagendakan olehsekolah.

 

 

f.   Prinsipdan Pendekatan Penilaian

 

Prinsip  dan  Pendekatan  Penilaian  hasil  belajar  peserta  didik  pada  jenjang pendidikan dasardan menengahdidasarkanpadaprinsipprinsipsebagai berikut.

1)    Objektif,berartipenilaianberbasispadastandardantidakdipengaruhi

faktor subjektivitas penilai.

2)    Terpadu,  berarti  penilaian  oleh  pendidik  dilakukan  secara  terencana, menyatu dengankegiatan pembelajaran,danberkesinambungan.

 

3)    Ekonomis,berartipenilaianyangefisiendanefektifdalamperencanaan, pelaksanaan,danpelaporannya.

4)    Transparan,  berarti  prosedur  penilaian,  kriteria  penilaian,  dan  dasar pengambilan keputusandapatdiakses oleh semua pihak.

5)    Akuntabel,berartipenilaiandapatdipertanggungjawabkankepadapihak

internal  sekolah  maupun  eksternal  untuk  aspek  teknik,  prosedur,  dan hasilnya.

6)    Edukatif,berartimendidikdanmemotivasipeserta didikdan guru.

 

 

Pendekatan penilaian yangdigunakan adalah penilaian acuan kriteria (PAK).PAK merupakanpenilaianpencapaiankompetensiyangdidasarkanpada kriteria ketuntasanminimal(KKM).KKMmerupakankriteriaketuntasanbelajar minimal yan ditentukan   oleh   satua pendidikan   dengan   mempertimbangkan karakteristik   Kompetensi   Dasa yan akan   dicapai,   daya   dukung,   dan karakteristikpeserta didik.

 

2.  Mengolah HasilPenilaian Kelas

 

PenilaianpencapaianKDpesertadidikdilakukanberdasarkanindikator.Penilaian dilakukandenganmenggunakantesdannontesdalambentuktertulismaupunlisan, pengamatankinerja,pengukuransikap,penilaianhasilkaryaberupatugas,proyek dan/atauproduk,penggunaanportofolio,danpenilaiandiri.Olehkarenapada setiap  pembelajaran  peserta  didik  didorong  untuk  menghasilkan  karya,  maka penyajianportofoliomerupakancarapenilaianyangharusdilakukanuntukjenjang pendidikan dasardan menengah.

Hal-halyang  perludiperhatikandalam  merancang  penilaianyaitusebagai berikut:

a.Penilaianmenggunakanacuankriteria;yaitu berdasarkanapayangbisa dilakukanpesertadidiksetelahmengikutiprosespembelajaran,danbukan

untukmenentukanposisiseseorangterhadapkelompoknya.

b.  Sistem  yang  direncanakan  adalah  sistem  penilaian  yang  berkelanjutan.

Berkelanjutan  dalam  arti  semua  indikator  ditagih,  kemudian  hasilnya dianalisisuntukmenentukanKDyangtelahdimilikidanyangbelum,serta

untukmengetahui kesulitan peserta didik.

c.  Hasil  penilaian  dianalisis  untuk  menentukan  tindak  lanjut.  Tindak  lanjut berupaperbaikanprosespembelajaranberikutnya,programremedi bagi pesertadidikyangpencapaiankompetensinyadibawahketuntasan,dan

programpengayaan bagipeserta didikyangtelahmemenuhi ketuntasan.

d.  Sistem  penilaian  harus  disesuaikan  dengan  pengalaman  belajar  yang ditempuh dalamprosespembelajaran.Misalnya,jikapembelajaran menggunakanpendekatantugas observasilapanganmakaevaluasiharus diberikanbaikpada prosesmisalnyateknikwawancara,maupunproduk berupa hasil melakukanobservasi lapangan.

 

Padabagianiniakanmembahastentangrekap hasilpenilaiandanpengolahan datahasil penilaian.Diharapkanpengawassekolahdapat  membuatrekaphasil penilaia disatuan pendidikannyamasing-masingdanmelakukanpeta pencapaian hasil belajar.


 

 

 

 

 

a.Rekap HasilPenilaianKelas

 

Penentuan KKM

 

Pengawassekolahmelakukanrekaphasil penilaianketercapaianhasil pembelajaranpadasatuanpendidikanyangdipimpinnya.Diharapkan dengan melakukanrekap penilaianpengawassekolahmemiliki gambaransecara menyeluruhmengenaiketercapaianKetuntasanbelajarminimal(KKM) yang telahditentukandisekolahyangdipimpinnya.BerdasarkanPermendikbud81 atahun2013tentangImplementasiKurikulum LampiranIV  Pedomanumum pembelajaran dinyatakanbahwa:

1)Ketuntasanminimaluntukseluruh kompetensi dasar pada kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan yaitu2.66 (B)

2)  UntukKDKDyangterdapatpadaKI3danKI-4,  pesertadidikdinyatakan

tuntasbelajar  apabilamenunjukkan  pencapaiannilai≥2.66darihasiltes

formatif.

3)  UntukKDpadaKI1danKI2,ketuntasanseorangpesertadidi dilihat dari  sikap  seluruhmatapelajaran,  jika profil sikappeserta didiksecara umumberada pada kategoribaik(B) menurutstandar yangditetapkan satuan pendidikanyangbersangkutanmaka iadinyatakantuntas.

Implikasidariketuntasanbelajar tersebutadalahsebagai berikut.

a)    UntukKDpadaKI3danKI4:diberikanremedialindividualsesuai dengan  kebutuhan  kepada  peserta  didik  yang  memperoleh  nilai kurangdari 2.66;

b)   Untuk   KD   pada   KI dan   KI4:   diberikan  kesempatan   untuk

melanjutkanpelajarannyake KD berikutnya kepadapeserta didikyang memperoleh nilai 2.66 ataulebih dari 2.66; dan

c)   Untuk  KD  pada  KI3  dan  KI4:  diadakan  remedial  klasikal  sesuai dengankebutuhanapabilalebihdari75% pesertadidikmemperoleh nilai kurangdari 2.66.

d)  UntukKDpadaKI1danKI-2,pesertadidikyangsecaraumumprofil sikapnyabelum berkategoribaik,maka  dilakukanpembinaan  secara holistik(palingtidakolehgurukelas,   matapelajaran,guruBK,dan orangtua).Secararingkaspenjelasantersebutdisajikan dalamtable berikut

 

 

No

 

KompetensiDasar dari

Capaian

 

Tindakan

 

Keterangan

 

Individual

Rata-rata

Kelas

1

KI.3danKI.4

<2,66

 

Remedial secara

individual

 

 

<2,66 (75%

siswa)

Remedial secaraklasikal

 

2,66

2,66

Melanjutkanke

KDberikutnya

 

2

KI.1danKI.2

<Baik

 

Pembinaan

 


 

 

 

 

 

Penilaiandidasarkan padaukuranpencapaiankompetensiyangditetapkan. Kemampuanpesertadidiktidakdibandingkan terhadapkelompoknya,tetapi dibandingkanterhadapkriteria yangditetapkan.

KKMdiperlukanagargurumengetahuikompetensiyangsudah danbelum dikuasaisecaratuntas.Gurumengetahuisedinimungkinkesulitan peserta didik, sehinggapencapaiankompetensi yangkurangoptimal dapat segera diperbaiki.Bila kesulitan dapatterdeteksisedinimungkin,pesertadidiktidak sempatmerasafrustasi, kehilanganmotivasi, dansebaliknyapesertadidik merasamendapatperhatianyangoptimaldan bantuanyangberhargadalam proses pembelajarannya.

 

 

Ketuntasan belajarditentukansepertipada tabel berikut:

 

Predikat

Nilai Kompetensi

Pengetahuan

Keterampilan

Sikap

A

4

4

 

SB

A-

3.66

3.66

B+

3.33

3.33

 

B

B

3

3

B-

2.66

2.66

C+

2.33

2.33

 

C

C

2

2

C

1.66

1.66

D+

1.33

1.33

 

K

D

1

1

 

Keterangan:

SB=SangatBaik

 =  Baik

 =Cukup

 =Kurang

 

Untukmengetahuiapakahpesertadidiksudahataubelum tuntas menguasaisuatukompetensidasardapatdilihat dariposisinilaiyang diperoleh berdasarkantabel konversiberikut.

 

 

Contoh Untuk SD

 

 

 

Tabel konversi nilai

Konversi nilai akhir

Predikat

(Pengetahuan dan Keterampilan)

 

 

Sikap

 

Skala 0-100

 

Skala1– 4

86 -100

4

A

 

SB

8185

3.66

A-

76 – 80

3.33

B+

 

B

71-75

3.00

B

6670

2.66

B-

61-65

2.33

C+

 

C

56-60

2

C

51-55

1.66

C

46-50

1.33

D+

 

K

0-45

1

D

 

 

Apabilapesertadidikmemperolehnilaiantara 66 sd.70,diaadapada posisipredikatB-  untukkategoripengetahuanatauketerampilan. Artinya,  peserta  didik  tersebut  sudahmencapai  ketuntasan  dalam menguasai kompetensi tertentu.

 

Pernyataan  di  atas  adalah  penentuan  KKM  berdasarkan  standar minimal  yang  diberlakukan  oleh  pemerintah.  Satuan  pendidikan berhakuntukmenentukanKKMdiatasKKMyangtelahditentukan oleh pemerintah.

 

 

KKMadalah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB) yangditentukan oleh satuanpendidikan.PenentuanKKMditetapkan padaawaltahun pelajaranmelaluimusyawarahantara guru,pengawassekolah,dan stake   holder  lainnya.  KKM  ditetapkan  oleh  satuan   pendidikan (sekolah) denganmemperhatikan:

1)  Intake (Kemampuan ratarata peserta didik)

2)  Kompleksitas(mengidentifikasiindikatorsebagaipenanda tercapainya kompetensidasar)

3)  Kemampua daya   dukun (berorientasi   pad sumber belajar)

 

 

Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal(KKM) dengan mempertimbangkantingkat kemampuanrataratapesertadidik, kompleksitaskompetensi,sertakemampuan sumber daya pendukung meliputiwarga sekolah,sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan pembelajaran.Satuanpendidikandiharapkan meningkatkankriteria ketuntasanbelajar secaraterusmenerusuntukmencapaikriteria ketuntasan ideal.

 

 

 

ContohUntukSMP

 

 

 

NilaiKuantitatifdengan   Skal 1–4(berlakukelipatan0,33)digunakan untuk NilaiPengetahuan (KI 3)dan NilaiKeterampilan (KI 4). Indeks Nilai Kuantitatif dengan Skala1–4adalah:

 

No.

RentangNilai

Keterangan

 

1

 

0        ˂      D      ≤      1,00

NilaiD=lebihdari0 dankurang dariatau sama dengan 1.

 

2

 

1,0 ˂      D+        ≤     1,33

NilaiD+= lebih dari1dankurang dariatau sama dengan 1,33.

 

3

 

1,3 ˂      C–         ≤     1,66

NilaiC=lebihdari1,33dan kurangdariatausamadengan

1,66.

 

4

 

1,6 ˂      C       ≤     2,00

NilaiC=lebihdari1,66 dan kurangdariatausamadengan

2,00.

 

5

 

2,0 ˂      C+        ≤     2,33

NilaiC+=lebih dari2,00dan kurangdariatausamadengan

2,33.

 

6

 

2,33     ˂      B–      ≤     2,66

NilaiB=lebihdari2,33dan kurangdariatausamadengan

2,66.

 

7

 

2,66     ˂      B     ≤     3,00

NilaiB=lebihdari2,66 dan kurangdariatausamadengan

3,00.

 

8

 

3,00    ˂      B+      ≤     3,33

NilaiB+=lebih dari3,00dan kurangdariatausamadengan

3,33.

 

9

 

3,33    ˂      A–       ≤     3,66

NilaiA=lebihdari  dankurang dari3,33atau sama dengan3,66.

 

10

 

3,66    ˂      A      ≤     4,00

NilaiA=lebihdari3,66dan kurangdariatausamadengan

4,00.

 

 

 

 

 

ContohUntuk SMA

 

 

 

CapaianKompetensiPengetahuanmerupakanrerataRNH,NTS,danNAS. DalamLCK,capaiankompetensipengetahuandiisiangkamenggunakanskala1

– 4,dengan duadesimal dan diberi predikatsebagaiberikut:

 

 

3.83 – 4.00  :  A

2.33- 2.65:  C+

3.66 – 3.82  :  A-

2.00- 2.32:  C

3.33 – 3.65  :  B+

1.66- 1.99:  C-

3.00 – 3.32  :  B

1.33- 1.65:D+

2.66 – 2.99  :  B-

<1.33:  D

 

 

 

 

ContohUntuk SMK.

 

 

 

Konversi dariskor(1 –100)ke(1– 4)

 

INTERVAL SKOR

 

HASILKONVERSI

 

PREDIKAT

 

KRITERIA

96– 100

4.00

A

 

SB

91– 95

3.66

A-

86– 90

3.33

B+

 

B

81– 85

3.00

B

75–80

2.66

B –

70– 74

2.33

C+

 

C

65– 69

2.00

C

60– 64

1.66

C

55– 59

1.33

D+

 

K

<  54

1.00

D

 

 

b.Halhal  yang  harus  diperhatikan  dalam  menentukan  KKM  adalah sebagaiberikut:

 

 

1 Hitungjumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran setiapkelas!

2)   Tentukan   kekuatan/nila untuk   setiap   aspek/komponen sesuaikan dengankemampuan masing-masingaspek:

(a)Aspek  Kompleksitas:  Semakin  komplek(sukar)KD  maka  nilainya semakinrendahtetapi semakinmudahKDmakanilainyasemakin tinggi.Tingkatkesulitanmateridipandangdarisudutpenguasaan guruterhadapmateritersebut.Semakinbaik penguasaanguru terhadap materi semakinkecil tingkatkompleksitasnya.

 

(b) Aspek  Sumber  Daya  Pendukung:  Semakin  tinggi  sumber  daya pendukungmaka nilainya semakin tinggi.

(c)Aspekintake:Semakintinggikemampuanawal  siswa(intake)maka nilainya semakin tinggi.

3 Jumlahkan   nila setiap   komponen selanjutnya   dibagi    untuk

menentukanKKMsetiapKD!

4)   JumlahkanseluruhKKMKD,selanjutnyadibagidenganjumlahKDuntuk menentukanKKMmata pelajaran!

5 KKMsetiapmatapelajaranpadasetiapkelastidaksamatergantungpada

kompleksitas KD,daya dukung,danpotensi (Inteks) siswa.

 

 

c.  Teknik RekapitulasiNilai

 

Bilaguru kelasuntuktingkatsatuanpendidikan SDatauguru matapelajaran untuksatuan pendidikan SMP,SMA,dan SMK sudahmenyusunnilaisecara sempurnauntuksetiapsiswayangdiajarnya,makatugas pengawas sekolah adalahmenyusunrekapitulasihasildarinilai setiapkelaspadasatuan pendidikan yangdipimpinnya.Rekapitulasinilai dapatdibuatdalam bentuk rekapitulasi ketercapaianKKMsiswa di dalam kelas.

Fungsi rekap nilaidisusun pada setiapsatuan pendidikan adalah:

1 untukmengetahui keadaan nilai peserta didikdi satuan pendidikan

2)   sebagaisalahsatupatokanuntukmelihatketercapaianKKMpadahasil pembelajaran

3 sebagai  bahanpembuatan  petahasilbelajarpeserta  didik  di  satuan

pendidikan

4 sebagai dasar pembuatan kebijakan olehpengawas sekolah

 

 

d.Teknik  rekapitulasi  nilai  yang  dapat  dilakukan  oleh  pengawas sekolahadalah:

1 mendata nilai perolehansiswa setiapmatapelajaran pada setiapkelas

2 membuatformatrekapitulasi nilai

3)   Mengisi  nilai  perolehan  siswa  setiap  mata  pelajaran  pada  format rekapitulasi yangtelah dibuat

About suaidinmath

Mohon kontribusi untuk menambal retak dan menambah langkah kesempurnaan tulisan ini ...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan, sampaikan gagasan Anda di ruang komentar ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Hari ini

Februari 2014
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  

Statistik Blog

  • 1,759,046 hit

Arsip blog

Award Blog Pendidikan 2012

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 259 pengikut lainnya

Dunia Pendidikan

Teratas

RSS Republika online

  • Milan Amankan Tiga Angka Lawan Crotone 4 Desember 2016
    REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan akhirnya mengamankan tiga angka saat menjamu Crotone di stadion Giuseppe Meazza, Milan, Ahad (4/12). Skuat asuhan Vincenzo Montella berhasil memenangkan pertandingan 2-1 jelang pertandingan...
    Didi Purwadi
  • NTB Dorong Penambahan Jumlah Penerbangan ke Lombok 4 Desember 2016
    REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Provinsi NTB berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada tahun depan. Salah satu caranya dengan penambahan jumlah penerbangan ke Pulau Lombok, yang menjadi destinasi wisata utama...
    Indira Rezkisari

RSS educatinalwithptk

newsalloy

NewsAlloy button

MUSIK

suara Edukasi

 

 http://radioedukasi.com/modules/mod_miniradio/mod_miniradio.swf

suara_edukasi

RADIO EDUKASI

Live Streaming AM 1251 kHz

Silahkan unduh produk audio radio Suara edukasi

[KLIK DISINI]

Zaimuttpjok/tik

BERBAGI INFORMASI PENDIDIKAN DAN KISAH HIDUP

isti

Berilah makan keyakinanmu niscaya keraguanmu mati kelaparan

ANNISA USH SHOLIHAH

ALL ABOUT CHEMIS_3 (sharing for carring)

Dinas Dikpora Kab. Dompu

Ikhlas Mendidik Untuk Martabat Bangsa dan Negara

Vox Populi

Vox Populi: A Public Sphere for Politics and Poetry

Architecture Here and There

Style Wars: classicsm vs. modernism

Stories From the Belly

A Blog About the Female Body and Its Appetites

mywordpool

"Words - so innocent and powerless as they are, as standing in a dictionary, how potent for good and evil they become in the hands of one who knows how to combine them." ~Nathaniel Hawthorne

Fusion

Championing a young, diverse, and inclusive America with a unique mix of smart and irreverent original reporting, lifestyle, and comedic content.

Whatever

LET ME STEAL THIS MOMENT FROM YOU NOW

rachel eats

stories, pictures and cooking tales from an english woman living in rome.

y

what it comes down to

tangerine drawings

scribbles and recipes from a pastry chef in paris

Extra Dry Martini

Straight up, with a twist.

Gravity and Levity

A blog about the big ideas in physics, plus a few other things

love.life.eat

living a mindful life

%d blogger menyukai ini: