//
you're reading...
Pendidik

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kompetensi serta tugas pokok kepala sekolah

DASAR HUKUM

1.PP Nomor 74 ttg Guru
2.Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007
3.Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010
4.Permenegpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009
5.Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010
TUJUAN

Memberikan informasi akurat kepada pihak yang terkait tentang kualitas kinerja kepala sekolah berdasar standar kompetensi dan tupoksi

HASIL PENILAIAN KINERJA DIGUNAKAN UNTUK

1. Memberikan acuan untuk penetapan angka kredit kumulatif yang bisa diperoleh seorang guru yg memiliki tugas tambahan

2.Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)

3. Menentukan tingkat kinerja seorang kepala sekolah dalam kurun waktu tertentu

Mekanisme Penilaian Kinerja Kepala sekolah

1.Penilaian kinerja Kepala sekolah dilakukan oleh tim penilai pengawas sekolah dan warga sekolah ( dalam penggalian informasi)
2.Penilaian kinerja kepala sekolah terdiri dari komponen:
a.Komponen 1 (K1) Kepribadian dan Sosial
b.Komponen 2 (K2) Kepemimpinan
c.Komponen 3 (K3) Pengembangan Sekolah/Madrasah
d.Komponen 4 (K4) Pengelolaan Sumber Daya
e.Komponen 5 (K5) Kewirausahaan
f.Komponen 6 (K6) Supervisi
3.Penilaian kinerja dilakukan satu kali dalam satu tahun dan kumulatif 4 tahun (masa jabatan).

4. Langkah-langkah penilaian kinerja Kepala Sekolah meliputi: persiapan,pelaksanaan penilaian, dan penentuan nilai akhir.

ASPEK YANG DINILAI

•Kepribadian dan Sosial ( 7 kriteria)
•Kepemimpinan Pembelajaran ( 10 kriteria)
•Pengembangan Sekolah ( 7 kriteria)
•Manajemen Sumber Daya ( 8 kriteria)
•Kewirausahaan ( 5 kriteria)
•Supervisi Pembelajaran ( 3 kriteria)
Kepribadian dan Sosial (PKKS 1)
•Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah.
•Melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai kepala sekolah dengan penuh kejujuran, ketulusan, komitmen, dan integritas.
•Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai kepala sekolah/madrasah.
•Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dan tantangan sebagai kepala sekolah/madrasah.
•Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
•Tanggap dan peduli terhadap kepentingan orang atau kelompok lain
•Mengembangkan dan mengelola hubungan sekolah/madrasah dengan pihak lain di luar sekolah dalam rangka mendapatkan dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan sekolah/madrasah.
Kriteria Nilai kinerja Guru yang memiliki tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah dikonversikan ke dalam angka kredit yang harus dicapai
No. Nilai Keterangan Angka  Kredit
1 91 s.d. 100 amat baik 125%
2 76 s.d. 90 Baik 100%
3 61 s.d. 75 Cukup 75%
4 51 s.d. 60 Sedang 50%
5 0  s.d. 50 kurang 25%

About suaidinmath

Mohon kontribusi untuk menambal retak dan menambah langkah kesempurnaan tulisan ini ...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan, sampaikan gagasan Anda di ruang komentar ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Hari ini

Februari 2013
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Statistik Blog

  • 1,630,665 hit

Arsip blog

Award Blog Pendidikan 2012

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 5.203 pengikut lainnya

Dunia Pendidikan

Teratas

RSS Republika online

  • Cara Panitia Antisipasi Kecurangan di Penyelenggaraan MTQ Nasional 30 Juli 2016
    REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Machasin mengantisipasi adanya kecurangan dalam perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 26 di provinsi NTB. Maka, pihaknya mensterilisasi dewan...
    Dwi Murdaningsih
  • Netizen Ikut Ramaikan #MTQLombok 30 Juli 2016
    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 1.193 peserta MTQN siap bertanding di Mataram. Mereka akan bertanding untuk tujuh cabang lomba dan 18 golongan di MTQ Nasional ke 26.Lini massa Twitter pun...
    Dwi Murdaningsih

RSS educatinalwithptk

newsalloy

NewsAlloy button

Komunitas

MUSIK

suara Edukasi

 

 http://radioedukasi.com/modules/mod_miniradio/mod_miniradio.swf

suara_edukasi

RADIO EDUKASI

Live Streaming AM 1251 kHz

Silahkan unduh produk audio radio Suara edukasi

[KLIK DISINI]

isti

Berilah makan keyakinanmu niscaya keraguanmu mati kelaparan

Dinas Dikpora Kab. Dompu

Ikhlas Mendidik Untuk Martabat Bangsa dan Negara

Architecture Here and There

Style Wars: classicsm vs. modernism

Vox Populi

Vox Populi: A Public Sphere for Politics and Poetry

Stories From the Belly

A Blog About the Female Body and Its Appetites (& Other Stories ) by Diahann Reyes

mywordpool

"Words - so innocent and powerless as they are, as standing in a dictionary, how potent for good and evil they become in the hands of one who knows how to combine them." ~Nathaniel Hawthorne

Whatever

A WORLD OF NEVERENDING HAPPINESS

Fusion

Championing a young, diverse, and inclusive America with a unique mix of smart and irreverent original reporting, lifestyle, and comedic content.

rachel eats

stories, pictures and cooking tales from an english woman living in rome.

y

what it comes down to

tangerine drawings

scribbles and recipes from a pastry chef in paris

Extra Dry Martini

Straight up, with a twist.

Gravity and Levity

A blog about the big ideas in physics, plus a few other things

love.life.eat

living a mindful life

Litmus 2015

Writers on the MA Creative & Critical Writing and MA Writing for Children students at the University of Winchester share information about their writing lives. Read about our anthology, published in May 2015, the Winchester Reading Series and Winchester Writers' Festival.

Mummy Spits the Dummy

I was once a paragon of parenting. Then I had kids and ruined it.

The Wandering Nomads

Two bikes, one life, and the whole world to see

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 5.203 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: