//
you're reading...
Pendidik

PEDOMAN PENYUSUNAN USULAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH)

PANDUAN

PENYUSUNAN USULAN DAN LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

(CLASSROOM ACTION RESEARCH)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

1.  Latar Belakang

Peningkatan mutu  pendidikan  dapat dicapai melalui berbagai cara, antara lain: melalui peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan lainnya, pelatihan  dan  pendidikan,  atau dengan  memberikan  kesempatan untuk menyelesaikan masalah-masalah  pembelajaran  dan nonpembelajaran secara profesional lewat penelitian tindakan secara terkendali. Upaya meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi saat menjalankan tugasnya akan  memberi  dampak  positif  ganda.  Pertama, peningkatan  kemampuan dalam menyelesaikan  masalah  pendidikan  dan  pembelajaran  yang  nyata. Kedua, peningkatan kualitas isi, masukan, proses, dan hasil belajar. Ketiga, peningkatan keprofesionalan pendidik dan tenaga kependidikan lainnya. Keempat, penerapan prinsip pembelajaran berbasis penelitian.

Upaya peningkatan kemampuan meneliti di masa lalu cenderung dirancang dengan  pendekatan research-development-dissemination (RDD). Pendekatan ini lebih menekankan perencanaan penelitian yang bersifat top- down dan bersifat kuat orientasi teoritiknya. Paradigma demikian dirasakan tidak sesuai dengan perkembangan  pemikiran baru, khususnya Manajemen Peningkatan            Mutu      Berbasis                        Sekolah                  (MPMBS). Pendekatan   MPMBS menitikberatkan pada upaya perbaikan mutu yang inisiatifnya  berasal dari motivasi internal pendidik dan tenaga kependidikan itu sendiri (an effort to internally initiate endeavor for quality improvement), dan bersifat pragmatis naturalistik.

MPMBS  mengisyaratkan  pula  adanya  kemitraan antar  jenjang  dan jenis pendidikan, baik yang bersifat praktis maupun dalam tataran konsep. Kebutuhan akan kemitraan  yang sehat dan produktif, yang dikembangkan atas prinsip  kesetaraan sudah  sangat mendesak.  Kemitraan yang sehat antara LPTK dan sekolah adalah sesuatu yang penting, lebih-lebih lagi dalam era otonomi daerah dan desentralisasi pendidikan. Penelitianpun hendaknya dikelola berdasarkan atas dasar kemitraan yang sehat (kolaboratif), sehingga kedua belah pihak dapat memetik manfaat secara timbal balik (reciprocity of benefits).

Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) masalah-masalah pendidikan dan  pembelajaran  dapat  dikaji,  ditingkatkan  dan  dituntaskan,  sehingga proses pendidikan  dan pembelajaran  yang inovatif  dan hasil belajar yang lebih baik, dapat diwujudkan secara sistematis. Upaya PTK diharapkan dapat menciptakan sebuah budaya belajar (learning culture) di kalangan dosen di LPTK, dan guru-siswa di sekolah. PTK menawarkan peluang sebagai strategi pengembangan  kinerja,  sebab  pendekatan  penelitian  ini  menempatkan pendidik dan  tenaga  kependidikan  lainnya sebagai  peneliti,  sebagai agen perubahan yang pola kerjanya bersifat kolaboratif.

2.  Tujuan

a.     Meningkatkan  mutu  isi,  masukan,  proses,  dan  hasil  pendidikan  dan pembelajaran di sekolah (SD, SMP, SMA dan SMK).

b.     Membantu guru dan      tenaga kependidikan  lainnya mengatasi masalah

pembelajaran dan pendidikan di dalam dan luar kelas.

c.     Meningkatkan sikap profesional pendidik dan tenaga kependidikan.

d.     Menumbuh-kembangkan  budaya  akademik  di  lingkungan sekolah  dan LPTK, sehingga tercipta  sikap proaktif  di dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran secara berkelanjutan (sustainable).

e.     Meningkatkan       keterampilan      pendidik      dan      tenaga      kependidikan khususnya di sekolah dalam melakukan PTK.

f.     Meningkatkan  kerjasama  profesional  di  antara  pendidik  dan  tenaga kependidikan di sekolah dan LPTK.

3.  Bidang Kajian Penelitian Tindakan Kelas

a.     Masalah  belajar siswa di sekolah (termasuk di dalam tema ini, antara lain: masalah belajar di kelas, kesalahan-kesalahan pembelajaran, miskonsepsi).

b.     Desain dan strategi pembelajaran  di kelas (termasuk dalam  tema ini, antara lain:       masalah               pengelolaan           dan                  prosedur               pembelajaran,

implementasi  dan  inovasi  dalam  metode  pembelajaran,  interaksi  di dalam kelas, partisipasi orangtua dalam proses belajar siswa).

c.     Alat bantu, media dan sumber belajar (termasuk dalam tema ini, antara lain: masalah penggunaan media, perpustakaan, dan sumber belajar di dalam/luar         kelas,        peningkatan        hubungan                      antara     sekolah             dan masyarakat).

d.     Sistem asesmen dan evaluasi proses dan hasil pembelajaran (termasuk dalam   tema    ini,   antara   lain:   masalah   evaluasi   awal   dan   hasil pembelajaran,                    pengembangan   instrumen                         asesmen                       berbasis kompetensi).

e.     Pengembangan pribadi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya (termasuk dalam tema ini antara lain: peningkatan kemandirian dan  tanggungjawab  peserta  didik,  peningkatan  keefektifan  hubungan antara pendidik- peserta  didik dan orangtua  dalam  PBM, peningkatan konsep diri peserta didik).

f.     Masalah kurikulum (termasuk dalam tema ini antara lain: implementasi

KBK, urutan penyajian materi pokok, interaksi guru-siswa, siswa-materi ajar, dan siswa-lingkungan belajar).

4.  Luaran Penelitian Tindakan Kelas

Luaran umum yang diharapkan dihasilkan dari PTK adalah sebuah peningkatan atau  perbaikan  (improvement and theraphy), antara  lain sebagai berikut.

a.     Peningkatan atau perbaikan terhadap kinerja belajar siswa di sekolah.

b.     Peningkatan  atau  perbaikan  terhadap  mutu  proses  pembelajaran  di kelas.

c.     Peningkatan  atau perbaikan  terhadap kualitas penggunaan media, alat

bantu belajar, dan sumber belajar lainnya.

d.     Peningkatan   atau  perbaikan        terhadap  kualitas  prosedur  dan  alat evaluasi yang digunakan untuk mengukur proses dan hasil belajar siswa.

e.     Peningkatan atau perbaikan terhadap masalah-masalah pendidikan anak di sekolah.

f.     Peningkatan dan perbaikan terhadap kualitas penerapan kurikulum dan pengembangan  kompetensi siswa di sekolah.

5.  Pengusul Penelitian Tindakan Kelas

a.  Semua dosen LPTK (keguruan  dan non keguruan)  negeri maupun  swasta dari  semua  program  studi  yang  berkolaborasi  dengan  guru  (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK) di sekolah/madrasah.

b.  Khusus untuk dosen LPTK non keguruan dapat mengusulkan PTK dengan catatan mereka harus berkolaborasi dengan guru bidang studi di sekolah.

c.   Para dosen LPTK yang  tidak  sedang terikat Kontrak Kerja Penelitian dengan Direktorat Jenderal Pendidikan  Tinggi  dan  Menristek        (dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lemlit), atau                 tidak sedang studi lanjut (dibuktikan dengan Surat Keterangan Dekan).

6. Kolaborasi dalam Penelitian Tindakan Kelas

a. Permasalahan penelitian tindakan kelas harus digali atau didiagnosis secara kolaboratif dan sistematis oleh dosen dan guru dari masalah yang nyata dihadapi             guru  dan/atau  siswa  di  sekolah.  Masalah  penelitian  bukan dihasilkan dari kajian teoretik atau dari hasil penelitian terdahulu, tetapi masalah  lebih  ditekankan  pada  permasalahan  aktual  pembelajaran  di kelas.

b. Penelitian ini bersifat kolaboratif, dalam pengertian usulan harus secara jelas  menggambarkan  peranan  dan  intensitas  masing-masing  anggota pada  setiap   kegiatan   penelitian   yang   dilakukan,   yaitu:   pada   saat mendiagnosis            masalah,   menyusun           usulan,            melaksanakan                         penelitian (melaksanakan tindakan, observasi, merekam data, evaluasi, dan refleksi), menganalisis data, menyeminarkan hasil, dan menyusun laporan akhir.

c. Dalam PTK, kedudukan dosen setara dengan       guru, dalam arti masing-

masing mempunyai peran dan tanggungjawab yang saling membutuhkan dan saling melengkapi untuk mencapai tujuan.

7. Jangka Waktu dan Biaya Penelitian

Usulan  penelitian  disusun untuk kegiatan  selama 10 bulan (persiapan sampai  dengan  pelaporan  hasil).  Biaya  penelitian  untuk  setiap  usulan maksimum Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah), yang rinciannya terdiri dari: a.  Honorarium Ketua Peneliti dan anggota (tidak melebihi dari 30% total

biaya usulan).

b.  Biaya operasional kegiatan penelitian di sekolah (minimum 30% dari total biaya).

c.  Biaya   perjalanan   disesuaikan   dengan   kebutuhan   riil   di   lapangan, termasuk biaya perjalanan anggota peneliti ke tempat penelitian.

d.  Lain-lain pengeluaran (dokumentasi, laporan, photocopy, dan lainnya).

8.  Kriteria Seleksi

Usulan  penelitian  akan diseleksi  secara  ketat  oleh Tim Pakar  dari perguruan  tinggi  yang  ditunjuk  oleh  Direktorat  Pembinaan   Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi (Dit.PPTK dan KPT). Kriteria evaluasi terhadap usulan penelitian PTK mencakup :

a.     Perumusan      Masalah      (terutama:      asal,      relevansi,      dan      cakupan permasalahan).

b.     Cara     Pemecahan      Masalah     (terutama:      rancangan     tindakan,      dan kontekstualitas tindakan, kriteria keberhasilan sebuah tindakan).

c.     Kemanfaatan  Hasil  Penelitian  (terutama:  potensi  untuk  memperbaiki

atau      meningkatkan      kualitas      isi,     proses,      masukan,      atau     hasil pembelajaran dan/atau pendidikan).

d.     Prosedur       Penelitian       (terutama:       prosedur       diagnosis       masalah, perencanaan                   tindakan,          prosedur     pelaksanaan      tindakan,      prosedur observasi dan evaluasi, prosedur refleksi  hasil penelitian).

e.     Kegiatan  Pendukung  (terutama:  jadwal  penelitian,  sarana  pendukung pembelajaran masing-masing  anggota penelitian dalam setiap kegiatan penelitian, dan kelayakan pembiayaan).

9.  Pemantauan Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas

Pemantauan  terhadap  pelaksanaan  penelitian  akan  dilakukan  oleh Tim yang ditunjuk oleh Dit.PPTK dan KPT, Ditjen Dikti menjelang penulisan laporan akhir penelitian. Pelaksanaan pemantauan akan dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian masing-masing LPTK sebagai penanggungjawab  kontrak penelitian di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Monitoring  akan diselenggarakan  dengan  mempergunakan       Format Pemantauan Penelitian Tindakan Kelas yang dikeluarkan oleh Dit.PPTK dan KPT (terlampir).

10.Tata Cara Pengajuan Usulan Penelitian

10.1.     Cara Pengajuan Usulan Penelitian

a)  Diajukan lewat Lembaga Penelitian, diketahui oleh Kepala  Sekolah yang bersangkutan.

b)  Jumlah  anggota  maksimal  2  (dua)  orang  dari  LPTK  dan  3  (tiga)

orang dari guru, atau seorang dosen dari LPTK dan 2  (dua) orang guru.

c)  Masing-masing  LPTK      maksimal  boleh  mengajukan  15  usulan

(penyimpangan/kelebihan       dari     ketentuan       ini      otomatis      akan mengakibatkan LPTK ybs akan didiskualifikasi).

d)  Seleksi  awal  terhadap  usulan  dosen  dari  LPTK  dilaksanakan  oleh

masing-masing  Lemlit  dengan   memperhatikan   secara  sungguh- sungguh Panduan Penyusunan Proposal PTK dan Buku Petunjuk Pelaksanaan PTK yang disusun oleh Dit.PPTK dan KPT. Berita acara seleksi perlu dilampirkan.

e)  Seorang  peneliti  (dosen/guru)  hanya  diperbolehkan  terlibat  dalam

satu PTK atau RII, baik sebagai   ketua maupun anggota, sehingga tidak diperkenankan merangkap.

10.2      Usulan     dibuat     dalam     rangkap     3     (tiga)     dengan     sampul     (cover) berwarna    Biru                    Muda       dan       dikirimkan       ke       Direktorat   Pembinaan Pendidikan  Tenaga  Kependidikan  dan  Ketenagaan  Perguruan  Tinggi, Lt.4, Jalan Pintu 1, Senayan-Jakarta oleh masing-masing LPTK Pengusul.

10.3      Usulan yang tidak memenuhi ketentuan di atas akan didiskualifikasi dan usulannya tidak diperiksa.

10.4      Usulan   penelitian   harus   sudah   diterima   di   Direktorat   Pembinaan Pendidikan  Tenaga  Kependidikan  dan  Ketenagaan  Perguruan  Tinggi paling lambat 27 Januari 2005 dalam rangkap 3 (tiga)  dengan kertas HVS ukuran A-4 dan fonts 12 bertipe Times New Roman.

SISTEMATIKA USULAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH)

A.  JUDUL PENELITIAN

Judul     hendaknya    singkat     dan     spesifik     tetapi     cukup    jelas menggambarkan  masalah  yang  akan  diteliti  dan  tindakan  untuk  mengatasi masalahnya.

B.  BIDANG KAJIAN

Tuliskan bidang kajian penelitian

C.  PENDAHULUAN

Penelitian  dilakukan  untuk  memecahkan  permasalahan  pendidikan dan  pembelajaran.  Kemukakan  secara  jelas  bahwa  masalah  yang  diteliti merupakan  sebuah  masalah  yang  nyata  terjadi  di  sekolah,  dan  diagnosis dilakukan  oleh   guru   dan/atau   tenaga  kependidikan   lainnya  di  sekolah. Masalah yang akan diteliti merupakan sebuah masalah penting dan mendesak untuk  dipecahkan,  serta  dapat  dilaksanakan  dilihat  dari  segi  ketersediaan waktu, biaya dan daya dukung  lainnya yang dapat memperlancar penelitian tersebut. Setelah diidentifikasi masalah penelitiannya, maka selanjutnya perlu dianalisis  dan  dideskripsikan  secara  cermat  akar  penyebab  dari  masalah tersebut. Penting juga digambarkan situasi kolaboratif  antar anggota peneliti dalam mencari  masalah  dan  akar  penyebab    munculnya  masalah  tersebut. Prosedur  yang  digunakan  dalam  identifikasi  masalah  perlu  dikemukakan secara jelas dan sistematis.

D.  PERUMUSAN DAN PEMECAHAN MASALAH

1.  Perumusan Masalah

Rumuskan  masalah  penelitian  dalam  bentuk  suatu  rumusan  penelitian tindakan   kelas.  Dalam  perumusan  masalah  dapat  dijelaskan  definisi, asumsi,  dan lingkup yang menjadi batasan penelitian. Rumusan masalah sebaiknya   menggunakan  kalimat  tanya  dengan  mengajukan  alternatif tindakan yang akan dilakukan  dan hasil positif yang diantisipasi dengan mengajukan indikator keberhasilan   tindakan,  dan cara pengukuran serta cara mengevaluasinya.

2.  Pemecahan Masalah

Uraikan    alternatif  tindakan  yang  akan  dilakukan  untuk  memecahkan masalah.  Pendekatan  dan   konsep   yang  digunakan   untuk   menjawab masalah yang diteliti, hendaknya sesuai dengan kaidah penelitian tindakan kelas.  Cara   pemecahan  masalah  ditentukan berdasarkan  pada  akar penyebab permasalahan dalam bentuk tindakan  (action) yang jelas dan terarah.

3.  Tujuan Penelitian

Kemukakan secara singkat tentang tujuan penelitian yang ingin dicapai dengan   mendasarkan  pada  permasalahan  yang  dikemukakan.  Tujuan umum  dan  khusus  diuraikan  dengan  jelas,  sehingga  diukur                                                                  tingkat pencapaian keberhasilannya.

4.  Kontribusi Hasil Penelitian

Uraikan kontribusi hasil penelitian terhadap kualitas pendidikan dan/atau pembelajaran,  sehingga  tampak  manfaatnya  bagi  siswa,  guru,  maupun

komponen pendidikan di sekolah lainnya. Kemukakan inovasi yang akan dihasilkan dari penelitian ini.

E.  KAJIAN PUSTAKA

Uraikan  dengan  jelas kajian  teori  dan  pustaka yang menumbuhkan gagasan  yang mendasari usulan rancangan penelitian tindakan.   Kemukakan juga  teori,   temuan  dan  bahan  penelitian  lain  yang  mendukung  pilihan tindakan   untuk   mengatasi   permasalahan   penelitian   tersebut.   Uraian   ini digunakan   untuk   menyusun  kerangka   berpikir   atau   konsep   yang  akan digunakan dalam penelitian. Pada bagian akhir dapat dikemukakan hipotesis tindakan  yang    menggambarkan   indikator   keberhasilan   tindakan   yang diharapkan/diantisipasi.

F.  RENCANA DAN PROSEDUR PENELITIAN

Uraikan   secara   jelas   prosedur   penelitian   yang   akan   dilakukan. Kemukakan objek, waktu dan lamanya tindakan, serta lokasi penelitian secara jelas.  Prosedur  hendaknya  dirinci  dari  perencanaan,  pelaksanaan  tindakan, observasi,  evaluasi-refleksi,  yang bersifat daur ulang atau siklus. Tunjukkan siklus-siklus  kegiatan penelitian dengan menguraikan indikator keberhasilan yang dicapai dalam setiap siklus sebelum pindah ke siklus lain. Jumlah siklus diusahakan  lebih  dari  satu   siklus,  meskipun  harus  diingat  juga  jadwal kegiatan belajar di sekolah. Dalam rencana pelaksanaan tindakan pada setiap tahapan  hendaknya  digambarkan  peranan  dan  intensitas  kegiatan  masing- masing   anggota   peneliti,   sehingga   tampak   jelas   tingkat   dan   kualitas kolaborasi dalam penelitian tersebut.

G.  JADWAL PENELITIAN

Buatlah   jadwal   kegiatan   penelitian   yang   meliputi   perencanaan, persiapan,  pelaksanaan,  dan  penyusunan  laporan  hasil  penelitian  dalam bentuk Gantt chart. Jadwal kegiatan penelitian disusun selama 10 bulan.

H.  BIAYA PENELITIAN

Kemukakan besarnya  biaya penelitian secara rinci dengan  mengacu kepada kegiatan penelitian.

Rekapitulasi biaya penelitian:

•    Honorarium ketua, anggota maksimal 30%

•    Biaya operasional minimal 30 %

•    Biaya pembelian ATK maksimal 30%

•    Lain-lain pengeluaran 10%

I.   PERSONALIA PENELITIAN

Jumlah  personalia  penelitian  maksimal  5  orang,  yang  terdiri  dari  :

1 orang Ketua Peneliti (dosen LPTK), 4 orang anggota peneliti yang dapat terdiri   dari  1  orang   dosen   LPTK   dan  3  orang   guru   dan/atau   tenaga kependidikan  lainnya di sekolah, atau 4 orang guru/tenaga kependidikan di sekolah. Jumlah guru   minimal 2 orang dan  harus lebih banyak dari  jumlah dosen.  Uraikan  peran  guru,  jumlah  waktu  yang  digunakan  dalam  setiap bentuk kegiatan penelitian yang dilakukan. Penelitian ini sekurang-kurangnya dilakukan oleh 3 orang peneliti, yang 1 orang sebagai Ketua Peneliti (dosen LPTK) dan 2 orang guru dan/atau tenaga  kependidikan lainnya di sekolah. Rincilah  nama  personalia  tim  peneliti,   golongan,   pangkat,  jabatan,  dan lembaga   tempat   tugas,   sama   dengan   yang   tercantum   dalam Lembar

Pengesahan no.2.

Lampiran-lampiran

1.  Daftar Pustaka, yang dituliskan secara konsisten menurut model APA, MLA atau Turabian.

2.  Riwayat Hidup Ketua Peneliti dan Anggota Peneliti (Cantumkan pengalaman penelitian yang relevan sampai saat ini).

SISTEMATIKA LAPORAN AKHIR HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH)

Lembar Judul Penelitian ……………………………………………………………………….        i

Lembar Indentitas dan Pengesahan ………………………………………………………..                            ii

Abstrak ………………………………………………………………………………………………          iii

Daftar Isi ……………………………………………………………………………………………               vi

Daftar Tabel ……………………………………………………………………………………….                   v

Daftar Gambar …………………………………………………………………………………….               vi

Daftar Lampiran ………………………………………………………………………………….         vii

I.   Pendahuluan ……………………………………………………………………………….

II.      Kajian Pustaka ……………………………………………………………………………

III.    Pelaksanaan Penelitian …………………………………………………………………

IV.         Hasil Penelitian dan Pembahasan ………………………………………………….

V.           Simpulan dan Saran …………………………………………………………………….

Daftar Pustaka …………………………………………………………………………………….

Lampiran:

Instrumen penelitian …………………………………………………………………………….

Personalia tenaga peneliti……………………………………………………………………..

Riwayat hidup masing-masing personalia penelitian ………………………………..

Penjelasan   Komponen Pokok Laporan Penelitian Tindakan Kelas

1.  Abstrak

Menguraikan dengan ringkas unsur-unsur permasalahan, tujuan, prosedur dan hasil penelitian

2.  Pendahuluan

Memuat  unsur  latar  belakang  masalah,  data  awal  tentang  permasalahan pentingnya masalah dipecahkan, identifikasi  masalah, analisis dan rumusan masalah,  tujuan dan manfaat penelitian,  serta definisi  istilah  bila dianggap perlu.

3.  Kajian Pustaka

Menguraikan teori terkait dan temuan penelitian yang relevan yang memberi arah  ke  pelaksanaan PTK dan   usaha peneliti membangun argumen teoritik bahwa  dengan  tindakan  tertentu  dimungkinkan  dapat  meningkatkan  mutu proses dan  hasil  pendidikan  dan  pembelajaran,  bukan  untuk  membuktikan teori.  Bab  ini   diakhiri  dengan  pertanyaan  penelitian  dan/atau  hipotesis tindakan.

4.  Pelaksanaan Penelitian

Mengandung  unsur:  deskripsi  lokasi,  waktu,  mata  pelajaran,  karakteristik siswa di sekolah sebagai subjek penelitian. Kejelasan tiap siklus: rancangan, pelaksanaan,   cara   pemantauan   beserta   jenis   instrumen,   usaha   validasi hipotesis  dan  cara  refleksi. Tindakan  yang dilakukan bersifat  rasional  dan feasible serta collaborative.

5.  Hasil Penelitian dan Pembahasan

Menyajikan uraian masing-masing   siklus dengan data lengkap, mulai dari perencanaan,  pelaksanaan  pengamatan  dan  refleksi  yang  berisi  penjelasan tentang  aspek keberhasilan  dan kelemahan yang terjadi. Perlu ditambahkan hal  yang   mendasar  yaitu  hasil  perubahan  (kemajuan)  pada  diri  siswa, lingkungan, guru  sendiri, motivasi dan aktivitas belajar, situasi kelas, hasil belajar. Kemukakan grafik dan tabel secara optimal, hasil analisis data yang menunjukkan perubahan yang  terjadi disertai pembahasan secara sistematik dan jelas.

6.  Kesimpulan dan Saran

Menyajikan simpulan hasil penelitian (potret kemajuan) sesuai dengan tujuan penelitian.   Berikan   saran   tindak   lanjut   berdasarkan   pembahasan   hasil penelitian.

7.   Daftar Pustaka

Memuat  semua  sumber  pustaka  yang  digunakan  dalam  penelitian  secara alphabetis.

8.  Lampiran-Lampiran

Memuat  instrumen  penelitian,  personalia  tenaga  peneliti,  riwayat  hidup masing-masing peneliti, data penelitian, dan bukti lain pelaksanaan penelitian.

Evaluasi Usulan Penelitian Tindakan Kelas :

Kode Usulan             : Nama Pengusul

: Perguruan Tinggi      :

Judul    :

Kriteria Penilaian

No Kriteria

Acuan

Bobot Score Nilai

1

2

3

4

5

Masalah yang

diteliti

Cara pemecahan masalah

Luaran

Penelitian

Orientasi

Penelitian

Prosedur•      Masalah nyata, jelas mendesak

•      Peneliti berwenang memecahkan masalah dilihat dari kemampuan, waktu, sarana, prasarana

•      Rumusan masalah jelas

•      Identifikasi penyebab masalah jelas

•      Menunjukkan akar penyebab masalah

•      Pilihan tindakan untuk memecahkan masalah dalam bentuk PTK/CAR

•      Secara jelas tampak indikator keberhasilan

•      Potensial memperbaiki proses dan hasil  pendidikan/pembelajaran

•      Peningkatan kualitas penggunaan metoda, media, alat dan sumber belajar

•      Keterkaitan judul, permasalahan, kajian pustaka, dan metodologi, serta hasil yang diharapkan

•      Permasalahan didukung data yang aktual

•      Orisinalitas penelitian (bukan merupakan pengulangan)

•      Ketepatan dan kejelasan tahapan tiap siklus

•      Kesesuaian dengan langkah PTK

•      Mencakup lebih dari satu siklus

•      Ketepatan instrumen dan cara merekam hasil tindakan

25

10

20

15

20

6

Umum•      Judul jelas memperlihatkan masalah dan tindakan yang akan dilakukan

•      Kesesuaian personalia

•      Kewajaran biaya dan waktu penelitian

10

Setiap kriteria diberi skor 1, 2, 4 dan 5

Sangat kurang              skor 1

Kurang                          skor 2

Baik                               skor 4

Sangat baik                  skor 5

Nilai : Bobot x skor     : …………………………………………………………

Batas Penerimaan (Passing grade) : 350

Hasil penilaian             : (Diterima / Ditolak)

Alasan Penolakan       : (uraikan secara singkat dan padat)

……………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………..

……………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………..………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………….……………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………….…………………………………………………………………………….

…………………….., tanggal……………………………..

Penilai

                                                                                                                                                    (………………………………………………..)

FORMAT PENILAIAN

HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Nama penelitian           :

Perguruan Tinggi       :

Bidang Studi   : Judul Penelitian          :

KRITERIA PENILAIAN
No Kriteria Aspek yang Dinilai Bobot Score Nilai

A

B

C

ABSTRAK

PENDAHULUAN

KAJIAN TEORI/ PUSTAKA

Terlihat jelas 3 unsur pokok:

•      latar belakang,tujuan,

•      prosedur dan

•       hasil

Terlihat unsur-unsur berikut

•  Latar belakang (deskripsi masalah,  data awal yang menunjukkan akar terjadinya masalah, deskripsi lokasi dan waktu,  pentingnya masalah dipecahkan)

•  Rumusan masalah

•  Tujuan

•  Manfaat

•  Ada teori-teori terkait yang memberi arah/petunjuk kepada pelaksanaan PTK

•  Ada usaha-usaha penulis membangun argumen teoretik bahwa tindakan  tertentu dimungkinkan bisa meningkatkan mutu KBM

•  Pertanyaan penelitian/hipotesis tindakan (kalau perlu)

5

20

D

PELAKSANAAN PENELITIAN

•  Deskripsi tahapan siklus penelitian.

•  Penggunaan instrumen, usaha validasi hipotesis tindakan,

15

18

E

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

dan cara refleksi

•  Tindakan yang dilakukan bersifat:

o   Rasional, artinya berbasis pada akar penyebab masalah

o   Feasible (dapat dilaksanakan-tidak ambisius), artinya tindakan tersebut terdukung oleh faktor- faktor waktu, biaya dan sarana/pra-sarana

o   Collaborative, artinya dosen memaksimalkan kerja sama dengan guru sebagai mitra setara.

•  Jumlah siklus  lebih dari satu

Disajikan dalam bentuk siklus dengan data lengkap:

Siklus I

•      Perencanaan: diuraikan TINDAKAN yang khas yang dilakukan terlihat bedanya dengan pembelajaran biasa.

•      Pelaksanan: diuraikan pelaksanaan tindakan

•      Pengamatan: disajikan hasil pengamatan dari berbagai instrumen. Hasil authentik disajikan

•      Refleksi: berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan dan kelemahan dan rencana berikutnya . MENGAPA BERHASIL (TIDAK), APA YANG PERLU DILAKUKAN UNTUK SIKLUS BERIKUTNYA.

25

Siklus II (idem) Siklus III (idem)

Perlu ditambahkan hal-hal yang mendasar berikut ini:

•      Disajikan hasil perubahan (kemajuan) pada diri peserta didik, lingkungan dan peneliti

19

F

H

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN•      Tabel, grafik/statistik deskriptif dioptimalkan•      Terdapat analisis data menyajikan perubahan pada peserta didik, lingkungan kelas/sekolah dan peneliti.

•      Triangulasi dioptimalkan untuk memvalidasi

potret proses dan hasil

perubahan (kemajuan)

•      Pembahasan

•      Ada ulasan tentang perubahan yang dihasilkan dari tiap siklus dan keseluruhan siklus

•      Hasil riset (potret kemajuan) sesuai dengan tujuan

•      Ada saran untuk riset, tujuan riset, dan hasil riset (potret kemajuan)

•      Ada saran untuk penerapan hasil (suggestion)

•      Penulisan sesuai aturan APA, MLA, Turabian secara konsisten.

•      Kelengkapan lampiran10

10

100

Jumlah Total

 

Setiap kriteria diberi scor :  1.   2.     4.    5.

Kurang sekali         : skor 1

Kurang                   : skor 2

Baik                       : skor 4

Baik sekali             : skor 5

Nilai : Bobot x skor

Jakarta, ……………..

Penilai

( ………………………..)

FORMAT PEMANTAUAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH)

1. a. Perguruan Tinggib. Fakultas

c. Jurusan/Program Studi: …………………………………………………:…………………………………………………

:…………………………………………………2.    Nama Penelitia.    Ketua Peneliti

b.    Anggota Peneliti:…………………………………………………

:1…………………………………………………

2…………………………………………………

3…………………………………………………3. Judul Penelitian…………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………4. Biaya Penelitian:Rp………………………………………………(…………………………………………………)5. Mitra Penelitiana. Sekolah b. Alamat:……………………………………………………

:……………………………………………………

…………………………………………………….

6. Pelaksanaan Penelitian

a. Tanggal mulai b. Tanggal selesai

c. Jumlah kelas yang digunakan

d. Tingkatan kelas

:…………………………………………………

 

:…………………………………………………

:…………………………………………………

:………………………………………………….7. Peranan Lemlit di PTa. Seleksi proposal penelitian

b. Menyelenggarakan seminar proposal c. Memantau pelaksanaan penelitian

d. Menyelenggarakan seminar hasil penelitian

e. Menggandakan dan mengirimkan laporan penelitian

f.  Meminta artikel kepada peneliti

g. Memberikan layanan lain, sebutkan…

…………………………………………..a.    Ya/Tidak *) b.    Ya/Tidak *) c.       Ya/Tidak *) d.    Ya/Tidak *)

e.    Ya/Tidak *)

f.     Ya/Tidak *)

g.    Ya/Tidak *)8.  Kesesuaian pelaksanaan penelitian dengan usul:

Jenis                              Kesesuaian

a.  Mitra                Sesuai/Menyimpang *)

b. Bentuk              Sesuai/Menyimpang *)

kolaborasi

c. Waktu               Sesuai/Menyimpang *)

pelaksanaan

d. Bahan/              Sesuai/Menyimpang *) Alat/Media

e. Metode yg         Sesuai/Menyimpang *)

digunakan

f.  Peneliti              Sesuai/Menyimpang *)

Kekurangan

:……………………………………………………

:……………………………………………………

:……………………………………………………

:……………………………………………………

:……………………………………………………

:……………………………………………………

21

9. Masalah lain yang dihadapi peneliti(kesibukan guru, kesibukan dosen, keadaan peralatan/media,dsb) …..…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

10 Penilaian umum terhadap pelaksanaan

penelitian

a. Peneliti/Pelaksana:

• Kegiatan di kelas

• Kegiatan di laboratorium

• Komunikasi dengan mitra

b. Temuan/hal yang baru/inovasi dalam proses penelitian:

c. Keberhasilan yang dicapai:

•      Indikasi keberhasilan (prestasi belajar siswa, motivasi belajar, sikap,dsb)

•      Data pendukung

d. Mitra

•      Kondisi sarana/peralatan

•      Kontribusi dalam pelaksanaan penelitian

• Baik/Tidak baik *)• Baik/Tidak baik *)

• Baik/Tidak baik *)

……………………………………………………

…………………………………………………….

…………………………………………………….

……………………………………………………

……………………………………………………

……………………………………………………

•  Baik/Tidak baik *)

•  Baik/Tidak baik *)

11. Rencana tindak lanjut (follow up)

a. Melanjutkan kegiatan penelitian tindakan kelas

b. Diseminasi kepada guru lain

c. Menulis hasil penelitian menjadi karya tulis ilmiah

d. Memperbaiki buku ajar

e. Lain, sebutkan…………………………

•  Ya/Tidak *)•  Ya/Tidak *)

•  Ya/Tidak *)

•  Ya/Tidak *)

•  ………………………………………………..

12. Rencana publikasi:a. Peneliti :b. Guru mitra: :………………………………………………………………………………………………………….
13. Cara pemantauan: [      ]  Wawancara[      ]  Peninjauan ke lokasi penelitian[      ]  Melihat data, foto, atau rekaman

[      ]  Laporan penelitian

[      ]  Lain-lain, sebutkan

14. Kesimpulan umum:a. Pelaksanaan penelitian telah selesai :b. Bila belum 100 % selesai, tahapan penelitian yang akan  diselesaikan,

sebutkan:

a…………………%b………………………………………………….

………………………………………………….

…………………………………………………

15. Gambaran umum dan saranpenyelesaian/ perbaikan penelitian: ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………

……………………………2005

Ketua Lembaga Penelitian                                              Pemantau,

……………………………………,

(…………………………………….)                (…………………………………….)

Catatan : *) Coret yang tidak perlu.

PANDUAN_USULAN_DAN_LAPORAN_PTK

Rambu-rambu_Nonteknis_KTI_Versi_Revisi

PS – PTK

About suaidinmath

Mohon kontribusi untuk menambal retak dan menambah langkah kesempurnaan tulisan ini ...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan, sampaikan gagasan Anda di ruang komentar ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Hari ini

Juni 2012
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Statistik Blog

  • 1,764,690 hit

Arsip blog

Award Blog Pendidikan 2012

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 259 pengikut lainnya

Dunia Pendidikan

Teratas

RSS Republika online

  • Warga Pidie Jaya Harapkan Bantuan Segera Tersalurkan 9 Desember 2016
    REPUBLIKA.CO.ID, TRIENGGADENG -- Masyarakat korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya mengharapkan bantuan dari pemerintah bisa segera tersalurkan. Seperti masyarakat Desa Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (9/12). Dimana...
    Sadly Rachman
  • BPBD Magetan Bangun Posko Tanggap Darurat 9 Desember 2016
    REPUBLIKA.CO.ID, MAGETAN -- BPBD Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membangun sebuah pos komando (posko) tanggap darurat bencana di wilayah paling rawan tanah longsor guna memberikan penanganan cepat jika sewaktu-waktu terjadi...
    Yudha Manggala P Putra

RSS educatinalwithptk

newsalloy

NewsAlloy button

MUSIK

suara Edukasi

 

 http://radioedukasi.com/modules/mod_miniradio/mod_miniradio.swf

suara_edukasi

RADIO EDUKASI

Live Streaming AM 1251 kHz

Silahkan unduh produk audio radio Suara edukasi

[KLIK DISINI]

Zaimuttpjok/tik

BERBAGI INFORMASI PENDIDIKAN DAN KISAH HIDUP

isti

Berilah makan keyakinanmu niscaya keraguanmu mati kelaparan

ANNISA USH SHOLIHAH

ALL ABOUT CHEMIS_3 (sharing for carring)

Dinas Dikpora Kab. Dompu

Ikhlas Mendidik Untuk Martabat Bangsa dan Negara

Vox Populi

Vox Populi: A Public Sphere for Politics and Poetry

Architecture Here and There

Style Wars: classicsm vs. modernism

Stories From the Belly

A Blog About the Female Body and Its Appetites

mywordpool

"Words - so innocent and powerless as they are, as standing in a dictionary, how potent for good and evil they become in the hands of one who knows how to combine them." ~Nathaniel Hawthorne

Fusion

Championing a young, diverse, and inclusive America with a unique mix of smart and irreverent original reporting, lifestyle, and comedic content.

Whatever

LET ME STEAL THIS MOMENT FROM YOU NOW

rachel eats

stories, pictures and cooking tales from an english woman living in rome.

y

what it comes down to

tangerine drawings

scribbles and recipes from a pastry chef in paris

Extra Dry Martini

Straight up, with a twist.

Gravity and Levity

A blog about the big ideas in physics, plus a few other things

love.life.eat

living a mindful life

%d blogger menyukai ini: