//
you're reading...
Pendidik

CERITA NASERDIN BELAJAR EVALUASI

Naserdin yang cendekiawan penasehat raja tinggal di kota-raja. Tapi sayang di kota raja tidak ada buah sama sekali, yang ada hanya gedung-gedung tinggi. Naserdin, sehari-hari kerjanya membaca buku-buku tentang apa saja, termasuk buku-buku tentang aneka tanaman dan buah. Suatu hari Nasredin, membaca buku tentang buah apel yang katanya, buahnya bulat, kulitnya merah, rasanya manis, harum dan segar, serta kulitnya mengandung vitamin yang bagus untuk kulit.

Naserdin ingin sekali mengetahui tentang buah ini. Lalu bertanya Nasredin pada temannya, Nasir,  dimana dia bisa menemukan buah apel. Teman Nasredin bercerita kalo buah itu ada di negeri Batu. Nasredin berangkat ke Batu, menempuh perjalanan jauh dengan naik kuda 4 hari 4 malam. Sesampainya di kebun apel, musim sedang berbunga, lalu ditetilitinya buah-buah apel itu, diambilnya beberapa lalu diciumnya, dan dimakannya. Nasredin kecewa; buah apel ternyata tidak enak, pahit, dan kecil. Dengan kecewa Nasredin kembali ke kota raja dan bercerita kepada temannya bahwa buah apel ternyata tidak seperti yang ada di buku.

Begitulah, Nasredin yang malang, harus kecewa pada akhirnya: lalu apa maknanya dibalik cerita ini?

TEMAN NASREDIN YANG MERASA BERSALAH

Setahun kemudian, karena dihantui rasa bersalah telah memberitahu tempat buah apel berada namun hasilnya mengecewa-kan, maka Nasir teman Nasredin berkehendak pergi sendiri ke tempat jauh di mana buah itu berada. Maka pergilah Nasir ke Batu menem-puh perjalanan panjang yang sama dengan Nasredin sebelumnya.

Sesampainya di sana Nasir bertemu dengan petani yang menanam apel. Waktu itu buah lagi musim bunga lagi. Maka Nasir bertanya banyak hal tentang buah apel, bagaimana buah apel itu tumbuh, bagaimana merawatnya, bagaimana memanennya dsb. Bapak petani menyarankan kalo ingin tahu tentang buah apel yang sebenarnya, Nasir diminta tinggal di rumah bapak petani itu. Dan sehari-hari bersama dengan petani itu berkebun. Nasir menjadi tahu banyak hal tentang buah apel. Sampai akhirnya musim buah apel itu datang, Nasir melihat, memegang dan memanennya bersama pak tani. Buah apel itu persis sama dengan yang diceritakan di buku, warnanya merah, bentuknya bulat, baunya harum, rasanya manis. Maka Nasir kembali ke kota raja sambil membawa beberapa contoh buah apel itu.

Apa makna dibalik cerita tadi?

 CERITA TENTANG OMONG DOANG

Suatu hari seorang pembicara penting dalam sebuah diklat bertugas di daerah bersama saya. Jadwal pelatihan yang sangat padat dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam tentunya menuntut banyak energi. Pada saat mendekati jam makan siang, mungkin karena saking laparnya, pembicara penting tadi meminta salah seorang panitia, untuk mengecek apakah makan sudah disiapkan, karena hari sebelumnya makan siang telat sekali. Mungkin beliau khawatir hari itu makan siang akan telat lagi.

Namun sudah 15 menit berselang, panitia yang diminta oleh pembicara penting tadi belum juga balik. Lalu beliau meminta salah seorang panitia lain lagi untuk mengecek apakah makan siang sudah siap. Sama seperti yang sebelumnya, sampai jam makan siang tiba, panitia kedua tadi juga belum kembali.

Maka kami bersama-sama menuju ruang makan. Di situ kedua orang panitia tadi sedang berdebat sengit:

Orang pertama bercerita: Pak tadi saya sudah bilang ke ibu ini, makan siang supaya segera disiapkan, ndak usah nunggu semua orang datang, baru disiapkan.

Orang kedua juga bercerita: Pak tadi juga sudah saya bilangi, makan siang itu harus disiapkan kalau nggak disiapkan ya, nggak siap-siap. Lalu kapan makannya.

Ibu yang bagian dapur, rupanya marah merasa disalahkan, dan berkata: Udah tahu makan siang ya pasti disiapkan pada jam makan siang. Karena sekarang sudah jam makan siang, maka pasti makan siang sudah disiapkan. Nggak usah tanya-tanya lagi.

Mendengar pertengkaan tadi, pembicara penting tadi, langsung menuju ke meja, ambil nasi dan makan. Karena tidak merespon pertengkaran tadi maka beliau saya tanya: mengapa bapak tidak berusaha melerai pertengkaran tadi. Beliau menjawab:

“ada saatnya bicara, ada saatnya melihat, ada saatnya mengecek, tapi sekarang saatnya makan, perut saya tidak bisa kenyang kalo hanya diberi omongan saja.

Apa maknanya bagi kita semua?

 

 

Iklan

About suaidinmath

Mohon kontribusi untuk menambal retak dan menambah langkah kesempurnaan tulisan ini ...

Diskusi

One thought on “CERITA NASERDIN BELAJAR EVALUASI

  1. mohon komentarnya :

    Apa makna dibalik cerita tadi?
    Apa maknanya bagi kita semua?

    Suka

    Posted by suaidinmath | 13 Maret 2012, 11:17 am

Tinggalkan Balasan, sampaikan gagasan Anda di ruang komentar ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Hari ini

Maret 2012
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Statistik Blog

  • 1,827,203 hit

Arsip blog

Award Blog Pendidikan 2012

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 264 pengikut lainnya

Dunia Pendidikan

Teratas

RSS Republika online

  • Pusamania Tantang Persib pada Semifinal Piala Presiden 25 Februari 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pusamania Borneo (PB) FC menantang Persib Bandung pada babak semifinal Piala Presiden 2017. Skuat asuhan pelatih Ricky Nelson tersebut, memastikan tiket ke babak empat besar seusai...
    Israr Itah
  • Bungkam Aspac, Satria Muda Pertamina Jaga Rekor 100 Persen 25 Februari 2017
    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Satria Muda (SM) Pertamina masih mempertahankan status sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan pada kompetisi IBL Pertalite 2018. SM Pertamina memetik kemenangan pada gim ketujuh di...
    Israr Itah

RSS educatinalwithptk

newsalloy

NewsAlloy button

MUSIK

suara Edukasi

 

 http://radioedukasi.com/modules/mod_miniradio/mod_miniradio.swf

suara_edukasi

RADIO EDUKASI

Live Streaming AM 1251 kHz

Silahkan unduh produk audio radio Suara edukasi

[KLIK DISINI]

educatinalwithptk

PTK The Frontiers Of New Technology

Zaimuttpjok/tik

BERBAGI INFORMASI PENDIDIKAN DAN KISAH HIDUP

isti

Siapapun Anda, jika nyasar ke sini semoga tak menyesal 😋🐝🌸

ANNISA USH SHOLIHAH

ALL ABOUT CHEMIS_3 (sharing for carring)

Dinas Dikpora Kab. Dompu

Ikhlas Mendidik Untuk Martabat Bangsa dan Negara

Vox Populi

Vox Populi: A Public Sphere for Politics and Poetry

Architecture Here and There

Style Wars: classicsm vs. modernism

Stories From the Belly

A Blog About the Female Body and Its Appetites

mywordpool

"Words - so innocent and powerless as they are, as standing in a dictionary, how potent for good and evil they become in the hands of one who knows how to combine them." ~Nathaniel Hawthorne

Fusion

Championing a young, diverse, and inclusive America with a unique mix of smart and irreverent original reporting, lifestyle, and comedic content.

Whatever

I'M STARING AT THE ASPHALT WONDERING WHAT'S BURIED UNDERNEATH

rachel eats

stories, pictures and cooking tales from an english woman living in rome.

y

what it comes down to

tangerine drawings

scribbles and recipes from a pastry chef in paris

Extra Dry Martini

Straight up, with a twist.

Gravity and Levity

A blog about the big ideas in physics, plus a few other things

%d blogger menyukai ini: