BAGAIMANA PROSES PENELITIAN ITU?


      Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh Pengawas Satuan Pendidikan adalah mampu melakukan penelitian. Hal ini karena pekerjaan pengawas adalah sebuah profesi yang menuntut peningkatan pengetahuan dan keterampilan terus menerus sejalan dengan perkembangan pendidikan di lapangan.

      Setiap bidang pekerjaan selalu dihadapkan pada permasalahan yang selalu berkembang, baik berupa fenomena yang mengundang tanda tanya, maupun kesenjangan antara yang diharapkan dengan kenyataan. Permasalahan tersebut menuntut jawaban dan solusi yang dapat dipertanggung jawabkan.

      Kedudukan pengawas sebagai pembina para guru dan kepala sekolah, mengharuskan dia memiliki kesiapan memberikan solusi bagi permasalahan yang mereka hadapi. Ia dapat saja mengandalkan pengalaman, baik dirinya sendiri maupun orang lain, mengambil teori dari buku-buku, atau bahkan mengandalkan intuisi. Hal ini tentu tidak selamanya memuaskan, karena yang dituntut darinya adalah professional judgement yang dapat dijadikan acuan.

            Penelitian merupakan suatu bentuk kegiatan ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan atau kebenaran. Ada dua teori kebenaran pengetahuan, yaitu teori koherensi dan korespondensi. Teori koherensi beranggapan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar apabila sesuai dan tidak bertentangan dengan pernyataan sebelumnya. Aturan yang dipakai adalah logika berpikir atau berpikir logis. Sementara itu teori korenspondensi berasumsi bahwa sebuah pernyataan dipandang benar apabila sesuai dengan kenyataan (fakta atau realita). Untuk menemukan kebenaran yang logis dan didukung oleh fakta, maka harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Inilah hakikat penelitian sebagai kegiatan ilmiah atau sebagai proses the acquisition of knowledge.

             Salah satu tahapan penting dalam penelitian adalah proses pelaksanaan penelitian khususnya pengumpulan data. Hal ini merupakan essensi penelitian, karena hakikatnya tidak ada penelitian tanpa pengumpulan data. Lebih jauh lagi, penelitian menjadi tidak bermakna dan bahkan akan menghasilkan kesimpulan yang salah manakala data yang dihasilkannya tidak valid. Untuk memperoleh data yang valid, selain harus digunakan instrumen yang baik (valid dan reliabel), juga harus dipertimbangkan cara pengambilan sampel yang benar-benar representatif terhadap jumlah dan karakteristik populasi.

Kemampuan melaksanakan penelitian tersebut tentu sangat dibutuhkan oleh pengawas Baca lebih lanjut

SILABUS-RPP-SD KURIKULUM 2013


Kurikulum 2013 menitik beratkn penilaian siswa pada 3 hal : sikap (jujur, santun, disiplin, dll), keterampilan maka tak menutup kemungkinan bagi para Guru dan Siswa nya, banyak praktek/ tugas proyek sekolah, serta pengetahuan keilmuan.

Pada tingkat dasar SD/MI, kurikulum 2013 ini lebih fokus pada pembentukan sikap dan ketrampilan hidup, sedangkan keilmuannya lebih ‘ringan’ di banding KTSP. Pada level atas penguasaan keilmuannya lebih ditingkatkan porsinya karena dianggap pribadinya sudah terbentuk di level dasar.

Download Gratis RPP dan Silabus SD Kurikulum 2013
Untuk persiapan kurikulum yang bersifat tematik integratif ini para Guru Sekolah Dasar hendaknya lebih awal membekali diri untuk mengenal kurikulum 2013 beserta perangkatnya, berikut RPP dan Silabus Kurikulum 2013 yang Bapak/Ibu bisa download, namun harus di ingat RPP dan Silabus Kurikulum 2013 ini jika ingin membuka nya pada bentuk word/doc gunakan pasword: kkgjaro.blogspot.com

Download RPP dan Silabus Kurikulum 2013
Baca lebih lanjut

RPP SD Untuk Kurikulum 2013


cropped-1277548_857563040937976_1306478198003044551_o.jpgDownload RPP SD Untuk Kurikulum 2013 Terbaru Lengkap

 

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum terbaru yang digunakan sekolah dasar (SD) hasil rancangan kemdigbud Indonesia, RPP SD kurikulum 2013 yang pada tahun ini di ujicobakan untuk bisa diterapkan di sekolah-sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 terutama pada sekolah dasar “SD”. Contoh RPP SD Kurikulum 2013 ini merupakan contoh RPP yang bisa anda jadikan bahan pertimbangan dalam merancang RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) SD.

Sebelum kurikulum 2013 benar-benar dilaksanakan di sekolah yang bersangkutan, maka langkah awal yang harus anda lakukan ketika berstatus guru/pengajar ialah menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Kurikulum 2013 untuk SD.  Pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan MI, standart kurikulum 2013 menggunakan metode pembelajaran tematik intergratif, dimana dalam metode ini materi yang dipelajari dikaitkan dengan memakai sebuah tema, sistem mata pelajaran tidak begitu terlihat. Setiap tingkatan kelas disediakan kurang lebih delapan tema yang harus diajarkan guru kepada anak didiknya (dalam hal ini siswa SD).

download rpp kurikulum 2013

Dalam penggunaanya, RPP SD Kurikulum 2013 ini memuat hal-hal yang berkait langsung dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Belum ada banyak pelatihan yang dilakukan oleh Kemdikbud bagi guru-guru dalam menerapkan Kurikulum 2013, termasuk dalam menyusun RPP yang sesuai Silabus Kurikulum 2013 dengan harapan pendidikan di Indonesia bisa lebih baek dan berkembang.

Untuk lebih jelasnya mengenai contoh RPP SD Kurikulum 2013, silahkan download selengkapnya pada link berikut :

Yang perlu anda ketahui dalam menyusun RPP SD untuk kurikulum 2013 ialah guru harus mencantumkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP yang kita buat, yang mana harus dibuat secara rinci yang terdiri dari ; Tujuan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan Penilaian dalam pembelajaran yang akan diajarkan kepada siswa.

Kurikulum 2013 menitik beratkn penilaian siswa pada 3 hal : sikap (jujur, santun, disiplin, dll), keterampilan maka tak menutup kemungkinan bagi para Guru dan Siswa nya, banyak praktek/ tugas proyek sekolah, serta pengetahuan keilmuan.

Pada tingkat dasar SD/MI, kurikulum 2013 ini lebih fokus pada pembentukan sikap dan ketrampilan hidup, sedangkan keilmuannya lebih ‘ringan’ di banding KTSP. Pada level atas penguasaan keilmuannya lebih ditingkatkan porsinya karena dianggap pribadinya sudah terbentuk di level dasar.

Untuk persiapan kurikulum yang bersifat tematik integratif ini para Guru Sekolah Dasar hendaknya lebih awal membekali diri untuk mengenal kurikulum 2013 beserta perangkatnya, berikut RPP dan Silabus Kurikulum 2013 yang Bapak/Ibu bisa download, namun harus di ingat RPP dan Silabus Kurikulum 2013
Download RPP dan Silabus Kurikulum 2013
Jika menginginkan kelengkapan pada kurikulum 2013 klik disini :

1.download-gratis-rpp-dan-silabus

2.download-gratis-rpp-dan-silabus

3.rpp sekolah dasar

Jika bertemu ad fly tunggu 5 detik klik skip ad/lewati /continyu pada sebelah kanan atas.
menyangkut Kompetensi inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 akan ada pada posting berikutnya.

Kegiatan Kepengawasan sebagai Tema penulisan Pengalaman Terbaik (Best Practice) Pengawas Sekolah Pendidikan Menengah


Pedoman Lomba Penulisan Pengalaman Terbaik Pengawas Sekolah dalam melaksanakan kegiatan kepengawasan ini merupakan acuan bagi pengawas sekolah untuk menyusun pengalaman terbaik selama melaksanakan tugas kepengawasan di sekolah binaan masing-masing.

121

MONITORING DAN SUPERVISI PEMBELAJARAN


A. Latar Belakang

Dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia sejauh ini proses pembelajaran di kelas seolah-olah masih merupakan otoritas sepenuhnya pada guru. Hampir tidak ada pihak luar yang peduli, memerhatikan serta mencermati pelaksanaan pembelajaran guru di hadapan peserta didiknya. Bahkan sering dikatakan bahwa pekerjaan guru adalah merupakan profesi yang tidak dapat dilihat oleh orang lain, kecuali peserta didik. Apabila ada pihak lain, baik itu pengawas, kepala sekolah, apa lagi sesama guru yang ingin tahu bagaimana seorang guru mengajar, maka hal ini dianggap tabu dan bisa dikatakan tidak percaya kepada seorang guru.
Hal ini tentu dipengaruhi oleh budaya tertutup yang melingkupi iklim kerja di sekolah-sekolah. Oleh karena itu walaupun kepala sekolah dan pengawas (supervisor) memiliki kewenangan untuk monitoring dan supervisi pembelajaran, namun hal ini kurang maksimal dilakukan. Kunjungan kelas seakan masih merupakan formalitas, atau bahkan hanya dilakukan bila seorang guru dianggap bermasalah. Baca lebih lanjut

RPP SMA KURIKULUM 2013


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai tahun pelajaran 2013/2014 telah menetapkan dimulainya penerapan Kurikulum 2013 pada satuan pendidikan dasar dan menengah termasuk SMA secara bertahap melalui sekolah sasaran. Selanjutnya kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Tahun Pelajaran 2014/2015 bahwa semua SMA kelas X dan XI di seluruh Indonesia wajib melaksanakan Kurikulum 2013.

Sehubungan dengan hal tersebut, sambil menunggu terbitnya buku siswa dan buku guru untuk mata pelajaran lainnya, Direktorat Pembinaan SMA sesuai dengan tugas dan fungsinya, menyusun suplemen pembelajaran untuk 19 mata pelajaran (selain 3 mata pelajaran tersebut di atas) dan 5 model pengembangan.Model pengembangan yang disusun berupa model pendukung implementasi Kurikulum 2013, salah satunya adalah “Model Pengembangan Penilaian Proses dan Hasil Belajar”, yang diharapkan dapat memfasilitasi pendidik dan satuan pendidikan untuk melaksanakan penilaian proses danhasil belajar sesuai dengan standar penilaian dan mengantarkan peserta didik mencapai kompetensi yang ditetapkan, meliputi kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

10296064_855596567801290_465056428318750157_o(1) Kurikulum 2013

1. Model Pembelajaran Saintifik MP Matematika

3. Model Pembelajaran Saintifik MP Kimia

3. hasil analisis KD XIBANDUNG

3. Model Pembelajaran Saintifik MP Kimia

4. Model Pembelajaran Saintifik MP Biologi

5. Model Pembelajaran Saintifik MP Sejarah

6. Model Pembelajaran Saintifik MP Ekonomi

7. Model Pembelajaran Saintifik MP Geografi

8. Model Pembelajaran Saintifik MP Sosiologi

9. Model Pembelajaran Saintifik MP Bhs Indonesia

10. Model Pembelajaran Saintifik MP Bhs Inggris

12. Model Pembelajaran Saintifik MP PAI

13. Model Pembelajaran Saintifik MP PKn

14. Model Pembelajaran Saintifik MP Antrhopologi

15. Model Pembelajaran Saintifik MP Prakarya

16. Model Pembelajaran Saintifik MP Seni Budaya

17. Model Pembelajaran Saintifik MP Bhs Mandarin

18. Model Pembelajaran Saintifik MP Bhs Jepang

Hasil Analisis Kompetensi Dasar Mata Pelajaran KIMIA

RPP DATA BERKELOMPOK

RPP BENTUK AKAR

RPP BARISAN GEOMETRI

RPP BARISAN DAN DERET

RPP BARISAN DAN DERET

RPP Determinan Matriks

RPP EKSPONEN DAN LOGARITMA

RPP FUNGSI TRIGONOMETRI

RPP JARAK DAN GARIS

RPP LIMIT

1.rpp fisika

2.RPP MATMATIKA

3.RPP KIMIA

3RPP KIMA2

4.RPP BIOLOGI

5.RPP SEJRAH

6.RPP EKONOMI

8.RPP SOSIOLOGI

9.RPP BHS INDONESIA

10. RPP( materi ———- (Tgs – 6)

10.RPP BHS INGGRIS

11.RPP PENJASKES

12.RPP PAI

13.RPP PKN

14.RPP ANTROPOLOGI

15.RPP…..

16.RPP SENIBUDAYA

17.RPP BHS MANDARIN

18.RPP BHS JEPANG

Kurikulum 2013

Rambu

RPP SMA_MATEMATIKA

RPP SMA_SEJARAH

RPP RPP1 RPP-Bahasa-Indonesia-Cinta-Lingkungan-Hidup

RPP-Bahasa-Indonesia-Teks-Deskripsi

RPP-Bahasa-Indonesia-Teks-Eksposisi

rpp-contoh-fisika-ismun-cilegon

RPP-Pengenalan-Budaya-Indonesia

RPP TRIGONOMETRI 10293567_854527461241534_5725378822001547537_o

Implementasi Kurikulum 2013


Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, tambahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, kurikulum meliputi dua dimensi, yang pertama rencana dan pengaturan tujuan, isi, dan bahan pelajaran, kedua adalah cara yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Muatan kurikulum sesungguhnya merupakan materi yang dirumuskan untuk menunjang terwujudnya manusia yang memiliki kepribadian, kecerdasan, kehandalan dalam bekerja, serta keterampilan yang dibutuhkan siswa untuk meraih kemuliaan hidup. Dengan demikian pengembangan mutu sumber daya manusia meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai kompetensi yang harus siswa miliki.
Dalam meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah Kemendikbud menyelenggarakan pelatihan untuk ketiga pilar mutu pelaksana kurikulum dengan materi sebagai berikut:
A. Struktur Program
• Struktur Pelatihan
B. Materi Pelatihan
1. Perubahan pola pikir (mindset)
2. Rasional: Mengapa Kurikulum 2013?
3. Elemen Perubahan
4. SKL, KI, dan KD
5. Strategi Implementasi
C. Pembelajaran
1. Konsep Pembelajaran Tematik Terpadu
2. Konsep Pembelajaran IPA Terpadu
3. Konsep Pembelajaran IPS Terpadu
4. Kosep Pendekatan Saintifik
5. Metode Inkuiri
6. Model Pembelajaran
7. Konsep penilaian autentik menilai proses dan hasil belajar
8. Analisis Buku Guru dan Buku Siswa (analisis kesesuaian, kecukupan, dan kedalaman materi)
Materi penunjang di antaranya:
• Standar Kopetensi Lulusan
• Standar Proses
• standar penilan
• [Download not found]
• IPA Terpadu
• Struktur Kurikulum SMP
• Struktur Kurikulum SMA
• Struktur Kurikulum SMK
Sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 hendaknya memperhatikan beberapa langkah utama:
1. Merumuskan indikator mutu lulusan yang sekolah harapkan yang diselaraskan dengan kriteria pemenuhan SKL. Sekolah sekurang-kurangnya menetapkan mutu lulusan sesuai SKL, namun demikian sekolah dapat pula menetapkan lebih dari itu. Kelebihan itu dapat diwujudkan pada tiap indikator kompetensi pada dimensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
2. Berikut format yang diperlukan untuk menganalisis kesesuaian SKL, KI, KD: Analisis Keterkaitan SKL, KI, dan KD
3. Untuk mencapai target mutu pada tiap indikator yang ditetapkan hendaknya dipetakan terlebih dahulu dengan mengembangkan peta sebaran beban belajar siswa dengan menggunakan model format berikut: Format Pemetaan Kegiatan Belajar dan Sebaran Tugas Siswa
4. Setelah terhimpun sebaran beban belajar siswa, sekolah hendaknya merumuskan struktur kurikulum dengan mengacu pada Permendikbud tentang struktur kurikulum satuan pendidikan. Struktur Kurikulum Sekolah Menengah
5. Menganalisis buku guru dan buku siswa dengan menggunakan format analisis berikut: Lembar Analisis Buku Guru (1271); Lembar Analisis Buku Siswa
6. Mengembangkan kalender akademik tingkat satuan pendidikan dengan menggunakan model format: FORMAT KALENDER AKADEMIK 2013
7. Dalam rencana implementasi kurikulum selanjutnya sekolah merancang RPP yang disesuaikan dengan SKL, KI, KD, dan indikator pencapaian kompetensi, dan penilaian. Untuk melaksanakan kegiatan ini sekolah hendaknya memastikan terlebih dahulu bahwa guru telah dibekali kemampuan menyusun rencana pembelajaran dan penilaian. Ada pun model RPP dapat dilihat pada contoh berikut:
• Cinta Lingkungan Hidup
• Teks Deskripsi
• Teks Eksposisi
• Teks Hasil Observasi
• Pengenalan Budaya Indonesia
6. Mengembangkan format penilaian dengan menggunakan model berikut Model Perangkat Administrasi Penilaian Otentik (1810) , Contoh Format Penilaian Proyek (1120), Format Penilaian Karya Siswa ),
8. Menghimpun data pada portofolio sebagai dasar penulisan rapot.
• Rapot SMA
• Rapot SMK
• Rapot SMP
• Rapot SD

Seluruh model rapot kemungkinan bukan bentuk final yang akan sekolah gunakan. Bentuk final akan sekolah dapatkan kemudian setelah perturannya ditetapkan. Namun demikian disain ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah pada awal tahun pelajaran sehingga dapat memperjelas data yang perlu guru himpun dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.