(PRESENTASI) ” PEMBELAJARAN ORANG DEWASA”


 

(Waktu : 120 menit)

A.     PENGANTAR

Malcolm Knowles dalam publikasinya yang berjudul “The Adult Learner, A Neglected Species” mengungkapkan teori belajar yang tepat bagi orang dewasa. Sejak itu istilah “Andragogi” makin diperbincangkan oleh para ahli pendidikan. Ada 4 ausmsi pokok yang dipakai dalam pembelajaran orang dewasa ini, yaitu; Konsep Diri, konsep diri pada anak-anak masih tergantung, sedangkan pada orang dewasa konsep dirinya sudah mandiri. Karenanya orang dewasa membutuhkan penghargaan orang lain bahwa dia mampu menentukan dirinya sendiri (Self Determination), mampu mengarahkan dirinya sendiri (Self Direction). Orang dewasa juga mempunyai kebutuhan psikologis yang dalam, agar menjadi mandiri, meskipun dalam situasi tertentu ada ketergantungan. Pelatihan harus mempertimbangkan iklim ini, suasana pembelajaran serta proses pelatihan. Kedua, Peranan Pengalaman, sesuai dengan perjalanan waktu seorang individu tumbuh dan berkembang menuju ke arah kematangan. Dengan pengalamannya, menjadikan seorang individu sebagai sumber belajar , dan pada saat yang bersamaan individu tersebut memberikan dasar yang luas untuk belajar dan memperoleh pengalaman baru.  Karena itu, dalam pembelajaran orang dewasa, lebih mengembangkan teknik yang bertumpu pada pengalaman atau “Experiential Learning Cycle” Pelatihan lebih banyak menggunakan diskusi kelompok, curah pendapat, kerja laboratori,  melakukan praktek dsb, yang pada dasarnya berupaya untuk melibatkan peranserta peserta pelatihan.Ketiga, Kesiapan Belajar, bagi orang dewasa kesiapan belajar bukan ditentukan oleh kebutuhan atau tekanan akademik ataupun biologisnya, tetapi lebih oleh tuntutan perkembangan dan perubahan tugas dan peranan sosialnya, sebagai pekerja, orangtua atau pemimpin organisasi. Keempat, Orientasi Belajar, pada anak orientasi belajarnya pada materi pembelajaran (Subject Matter Centered Orientation). Sedangkan orang dewasa kenderungan memiliki orientasi belajar yang berpusat pada pemecahan permasalahan yang dihadapi (Problem Centered Orientation). Bagi orang dewasa, hasil belajar untuk dapat dipergunakan segera, untuk itu materi pelatihan hendaknya bersifat praktis dan dapat segera diterapkan  dalam kenyataan sehari-hari.

Sesi ini sangat penting bagi peserta workshop karena disampaing mereka akan melaksanakan semua hasil pelatihan, mereka juga berperan sebagai “agent of change” di wilayah kerja masing-masing, sehingga pemahaman ini bisa dijadikan referensi dalam membelajrakan orang dewasa.

B.     TUJUAN

Para peserta diharapkan mampu:

q  Memahami  karakteristik pembelajaran orang dewasa

q  Menemukan strategi dalam pembelajaran orang dewasa.

A.     BAHAN DAN ALAT

q  Papan flip chart.

q  Kertas kecil

B.     LANGKAH KEGIATAN

 

Langkah-langkah kegiatan adalah sebagai berikut:

1.       Pengantar (5 menit)

Fasilitator menjelaskan tujuan sesi ini dan tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan selama 120 menit ini, termasuk memberikan ice breaker.

2.       Karakter Diri (15 menit)

Setiap peserta menuliskan minimal 10 karakteristik dirinya (sebagai orang dewasa) dalam belajar. Hasil kerjanya dituliskan disebuah kertas kecil yang telah diberi fasilitator. Setiap peserta menuliskan sebanyak-banyaknya dalam kertas tersebut dengan sebuah ballpoint. Setelah selesai, kertas kecil hasil kerjanya ditempel di papan plano, sehingga dalam setiap kelompok terdapat beberapa kertas kecil yang ditempel berasal dari semua anggota kelompok. Setelah selesai, fasilitator mengundang peserta yang ingin membacakan hasil kerja dirinya kepada peserta lain, dan seterusnya.

3.       Penguatan I (15 menit)

Dalam penguatan ini, fasilitator mempresentasikan materi karakteristik belajar orang dewasa.

4.       Kerja Kelompok (25 menit)

Setelah mengetahui karakteristik belajar orang dewasa, setiap kelompok diminta untuk menemukan strategi yang efektif untuk orang dewasa. Dalam kerja kelompok ini, fasilitator juga mendampingi dari meja satu ke meja yang lain untuk memotivasi peserta dalam diskusi.

5.       Penguatan II (10 menit)

Dalam penguatan ini, fasilitator mempresentasikan materi strategi pembelajaran orang dewasa

6.       Bermain Peran (20 menit)

Fasilitator secara acak menunjuk salah satu peserta untuk menerapkan pembelajaran orang dewasa dalam sebuah pelatihan. Peserta yang lain bertindak sebagai peserta dalam sebuah pelatihan dan mencermati setiap kegiatan yang berkaitan dengan karakter dan strategi pembelajaran orang dewasa. Bagaimana taknik menggali informasi dari orang dewasa, bagaimana bertutur kata, dll. Apabila sudah selesai, fasilitator menunjuk lagi peserta lain sebagai pembanding dalam menerapkan strategi pembelajaran orang dewasa. Demikian seterusnya sampai waktu yang tersedia habis.

7.       KOMSING (Komentar Singkat) (15 menit)

Setelah bermain peran, peserta lain memberikan komentar singkat terhadap model yang sudah menjadi relawan sebagai aktor. Komentar hendaknya mengarah kepada karakteristik dan strategi yang dipakai dalam pembelajaran orang dewasa. Hal-hal yang sudah sangat bagus dan dirasa masih memerlukan perhatian dalam modelling tadi.

8.       Refleksi (10 menit)

Fasilitator mengajak peserta untuk mengingat kembali materi yang telah dipelajari dan mengingtakan betapa pentingnya mengetahui ilmu pembelajaran orang dewasa.

About these ads

Tentang suaidinmath

Tiada gading yang tak retak. Tetaplah semangat...karena perjalanan ribuan langkah dimulai dari satu langkah kecil. Mohon kontribusi untuk menambal retak dan menambah langkah kesempurnaan tulisan ini ...

Posted on 16 April 2012, in Pendidik. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan, sampaikan gagasan Anda di ruang komentar ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mr.Wahid's Blog

Media Belajar Mengajar Inspirasi dan Kreativitas

SeNdiMat

Seminar Nasional Pendidikan Matematika

I Wayan Widana

This site is dedicated for mathematic learning development

Layanan Pendidik & Tenaga Kependidikan (PTK)

Laman Layanan Untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan

sejarahdompu

Just another WordPress.com site

SUAIDINMATH'S BLOG

Technology Based Education

tentang PENDIDIKAN

konseling, pembelajaran, dan manajemen pendidikan

SUKSES SELALU

NIKMATILAH HIDUP..BEKERJA DENGAN ENJOY...JANGAN LUPA BERDOA.

PTK THE FRONTIERS OF NEW TECHNOLOGY

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

educatinalwithptk

PTK The Frontiers Of New Technology

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 125 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: