PRESENTASI BEDAH SKL UN 2012 – PASCA EVALUASI HASIL BELAJAR
Salah satu kompetensi pedagogik yang harus dimiliki guru mata pelajaran adalah “memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran”. (Permendiknas No. 16 tahun 2006)
Hasil Ujian Nasional dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. (PP 19 tahun 2005)
Berdasarkan data hasil ujian teridentifikasi bahwa di beberapa SMA terdapat kesenjangan antara persentase kelulusan berdasarkan Nilai Sekolah dengan kelulusan berdasarkan Nilai Ujian Nasional Murni.
Permendiknas No 45 Tahun 2010, Pasal 6 ,
1.Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan NA.
2.NA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari nilai gabungan antara Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan Nilai UN, dengan pembobotan 40% (empat puluh persen) untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% (enam puluh persen) untuk Nilai UN.
3.Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).
TUJUAN :
1.Guru memahami bahwa hasil Evaluasi Belajar Tahun Pelajaran 2010/2011 di Kabupaten Dompu masih rendah.
2.Guru termotivasi untuk memperbaiki pembelajaran dan penilaian
3.Meningkatkan kemampuan guru untuk:
a.Mengembangkan indikator soal, mengacu pada indikator SKL UN
b.Perumusan kisi-kisi soal US 2011/2012
c.Penulisan butir soal prediksi UN 2011/2012
Apa yang terjadi TERHADAP HASIL UN 2011?
Posted on 18 Januari 2012, in Pendidik. Bookmark the permalink. 7 Komentar.





http://satyawiyatama.blogspot.com/2013/02/guru-hebat-yang-akan-merubah-dunia.html
tulisan tidak terbaca dengan background yg sekarang….ganti ya pak, spy bisa efektif..
tks
terima kasih atas komentar dan kinjungannya ke blog ini.
Terima kasih atas kunjungannya ke Blog Pengawas Sekolah Indonesia.,Ini blog yang bagus dan commit terhadap dunia pendidikan .Sukses terus ,Pak
terima kasih pak. mari berbagi untuk kemajuan pendidikan .salam dari Dompu NTB
Disadari atau tidak bahwa siswa yang selama ini kita didik hanya mendapatkan sedikit ilmu yaitu cara menjawab soal UN dengan benar dan cepat tanpa harus memahami esensi dari soal soal Un itu sendiri. Kenapa? karena siswa hanya dituntut untuk lulus ujian nasional. Sedangkan tujuan pemelajaran yang sebenarnya adalah bukan pada pencapaian nilai melainkan aplikasi nyata dari ilmu yang dipelajari.
Ping-balik: Award untuk Blog Pendidikan | AKHMAD SUDRAJAT: TENTANG PENDIDIKAN